Sunday, 7 October 2012

SSCQ Indonesia, Pelajaran 3 Triwulan IV 2012



Bertumbuh Dalam Kristus
Pelajaran Ke-Tiga Kwartal 4,
Manusia: Karya Agung Allah
13—19 Oktober 2012
Diterjemahkan Oleh: Michael Sihombing
Editor: Daniel Saputra dan Yonata Bastian
Sirkulasi: Janette Sepang


“ Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.” Mazmur 100 : 3


Sabbath
13 OKTOBER
Kejadian 1 : 27
Pendahuluan
Dari Pasar Mana Kamu Dibeli?

Dalam banyak budaya Afrika, orang-orang dewasa tidak diharapkan menyatakan imformasi yang penting kepada anak-anak yang mereka anggap tidak perlu. Hal ini sering dilakukuan untuk melindungi mereka belajar dari hal-hal yang tidak pantas di usia mereka. Ketika anak-anak menanyakan hal-hal seperti ini sering para orang tua diam, memberikan jawaban yang salah, atau mengatakan untuk menunggu ketika mereka sudah beranjak dewasa.

Manusia memiliki satu kecenderungan alami untuk memiliki.

Satu kali seorang anak yang ingin tahu bertanya, ‘Ibu, dari mana saya datang?”
Ibunya menjawab : “Saya membelimu dari Pasar”
Hmmm,dia berkata kepada dirinya sendiri,  itu berarti Penjual saya tidak mengasihi saya. Dia merasa ragu dan bertanya : “apakah ibu akan menjual saya juga?”
“Tidak,” jawab ibunya dengan senyuman yang meyakinkan.
“Mengapa tidak bu?” sahut si anak.
“Oleh karena kamu adalah milikku dan saya menyayangimu.”
“Tetapi apa yang terjadi kepada anak-anak yang lain yang dijual kepada orang jahat yang tidak menyayangi mereka? Tanya anak yang ingin tahu itu. Apakah mereka tidak memakan anak-anak itu?”
Dengan jelas alkitab tidak menganjurkan kita untuk menipu seperti ibu dalam cerita itu. Adalah melanggar Hukum Allah menceritakan kebohongan (Keluaran 20 : 16). Bagaimanapun, dunia memiliki satu kebiasaan memberikan jawaban-jawaban yang salah. Dalam jawaban kepada pertanyaan dari mana saya datang, seorang profesor Biologi akan segera menjelaskan teori-teori evolusi yang tidak pernah berakhir. Seorang Pendeta akan membuka Alkitab untuk mengajarkan apa kata Alkitab.
Kita terus bertanya dan mencari jawaban, oleh karena jawaban-jawaban tidak memuaskan kebutuhan yang  diinginkan. Manusia memiliki satu kecenderungan untuk memiliki. Hanya Allah sendiri yang dapat memuaskan kebutuhan ini. Dalam Alkitab, Kejadian 1 : 27 mengatakan bahwa Allah telah menciptakan manusia menurut gambar dan rupaNya, Oleh karena dosa dan ketidak menurutan, manusia menjual dirinya kepada perbudakan, sebagai hasilnya, kacau- balau dan penderitaan mengikutinya.
Bagaimanapun, dengan kasih yang tidak terbatas, Allah mengirim AnakNya yang tunggal untuk menebus kita kembali dari pasar dosa, dari kacau-balau, dan dari penderitaan. KematianNya mengijinkan kita menjadi putra dan putri Allah. Keluarga yang baru ini tidak akan menjual kita. Inilah keluarga kita yang sesungguhnya sebelum kita menjual diri kita sendiri kepada ketidakmenurutan dan dosa. Apakah anda menerima panggilan untuk bergabung bersama dengan keluarga Allah?

REAKSI
1.      Bagaimana anda menerangkan kepada balita berusia tiga tahun tentang asal-usul manusia dan kasih Yesus?
2.      Dengan menggunakan tema kita, bagaimana anda menghibur satu keluarga yang telah kehilangan seorang yang mereka kasihi?
Kyaminyawandi Benjamin, Kampala, Uganda


Minggu
14 OKTOBER
Logos
Diciptakan Untuk Satu Tujuan Apapun Yang Terjadi
Kejadian 1:26; 2:20-25; Markus 12:13-17; Kisah Para Rasul 17:26; Roma 5:12-21; 1korintus 15:20-22; Yak 14


Kuasa Dari Menyampaikan Firman (Kejadian 1)
Cerita Ciptaan Allah selama enam hari ditandai dengan pernyataan Allah sendiri “Dan Allah berfirman, Jadilah...dan jadilah...” Dan Allah berfirman, “ Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis mahluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan segala jenis binatang liar; dan jadilah demikian...” dan Allah melihat bahwa semuanya itu baik.” (kejadian 1 : 24,25). Kuasa dari Allah berfirman membawa alam semesta dan semua apa yang ada di dalamnya kepada keberadaan.

Semua urusan di surga telah datang untuk satu penghentian

Tingkat terakhir dari tindakan penciptaan adalah melalui firman yang disampaikan adalah pernyataan Ilahi akan “baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita...” (Kejadian 1:26), jika semua urusan dalam sorga telah tiba pada satu perhentian karena tindakan yang luar biasa dihadapan seluruh penghuni sorga adalah hanya untuk mengambil tempat. Ini adalah penciptaan satu mahluk menjadi ganjil dan unik dari semua ciptaan yang lain. Mahluk ini menjadi serupa dengan Pembuat-dijadikan berbeda dari binatang-binatang, dengan satu kemampuan moral untuk memiliki dan satu kuasa ilahi diberikan untuk mengatur semua ciptaan yang lain. Manusia diciptakan untuk satu tujuan-mengatur semua ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.
Allah memberikan perintah kepada Adam bahwa, “semua buah pohon yang ada di taman boleh kamu makan; tetapi buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat tidak boleh kamu makan. Pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati” (Kejadian 2:16,17). Allah mengetahui bahwa Adam memiliki kapasitas moral untuk memilih menurut atau tidak menuruti perintah ini. Tetapi mengapa Allah mau mengambil risiko? Jawabannya datang dari pertanyaan yang sama, “ Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.”(Yesaya 55:8). Inilah kebaikan Allah yang kita sembah. SifatNya adalah kasih dan Dia berikan kita ciptaanNya kebebasan untuk memilih walaupun Dia mengetahui bahwa pilihan kita dapat merusak diri kita sendiri.
Bagaimanapun, kabar baiknya adalah bahwa Dia adalah Allah dan Pencipta kita bahkan ketika kita membuat pilihan-pilihan  yang salah. Sejak kejatuhan manusia dalam dosa, kapasitas moral kita telah dipengaruhi dosa. Manusia tidak lagi seperti Allah dalam moralnya, tetapi manusia masih menyadari untuk menjadi serupa dalam rupa Allah (Kejadian 9:6; Yakobus 3:9). Manusia masih memiliki sisa-sisa potensi moral. Orang-orang percaya dan orang-orang yang tidak percaya keduanya potensi untuk moralitas (Roma 2:15).
Geoffrey Bromiley, ahli sejarah Gereja, mengamati, “Didalam diri Kristus sendiri telah merangkum semua manusia kepada dirinya sendiri... Dia adalah pernyataan Allah yang sempurna kepada manusia. Dia adalah teladan kita yang sempurna...membentuk kita dan kita adalah mahluk yang disesuaikan dengan gambar dan rupaNya.”* Jika kita membagikan kemuliaanNya dalam hidup kita ke depan, melalui roh ketaatan, membagikan tingkat kerendahan hatiNya dalam hidup ini ( 1Korintus 15:49; 1 Johanes 3:2,3) kita berada lebih penuh dalam rupa dan GambarNya.
Ada beberapa orang kristen yang menyandarkan keyakinan bahwa manusia itu tidak lebih dari sebuah tragedi kebetulan, hanya berkembang dari bentuk kehidupan yang lebih kecil melalui kesempatan acak yang tidak akan memiliki nilai, tidak ada tujuan, dan tidak ada untung. Sebagai orang percaya, kita harus bertanya kepada diri sendiri bagaimana hal ini merendahkan pengorbanan yang Pencipta telah buat untuk ciptaanNya.

Reaksi
1.      Bagian mana dalam hidupmu yang akan kamu rubah jika diberikan satu kesempatan, dan mengapa?
2.      Jika kamu telah bertanya kepada Allah bagian mana yang akan kamu perankan dalam rencana keselamatan, menurut kamu apa jawaban Allah?
___________________
*G.W. Bromiley, “Image of God,” International Standard Bible Encyclopedia, vol. 2. (Grand Rapids, Mich. : Eerdmans, 1988), p.808

Paul D. Kawanguzi, Bracknell, United Kingdom


Senin
15 OKTOBER

Pengkhotbah 7:20; Kisah Para Rasul 16:31; Roma 10:9
Kesaksian
Sesuatu Yang Besar Telah Direncanakan

“Pada saat penciptaanya Adam telah ditempatkan untuk menguasai bumi. Tetapi karena menyerah pada pencobaan, dia telah dibawa dibawah kuasa Setan... Ketika manusia menjadi tawanan setan, kekuasaan yang dipegangnya, diambil oleh penahluknya. Kemudian ‘Setan menjadi ilah dunia ini.’ 2 Korintus 4:4. Dia telah merampas kuasa untuk menguasai bumi yang pada mulanya telah diberikan kepada Adam. Tetapi Kristus, melalui pengorbananNya telah membayar hukuman dosa, bukan saja hanya menebus manusia, tetapi mengembalikan kuasa yang telah dihilangkannya. Semua yang telah hilang oleh Adam yang pertama akan dikembalikan oleh Adam yang kedua.”1

Kristus telah membuat jalan keluar bagi kita

“Adalah mungkin bagi Adam, sebelum kejatuhannya, membentuk satu karakter yang benar melalui penurutan kepada hukum Allah. Tetapi dia gagal melakukannya, dan oleh karena dosanya sifat dasar kita telah jatuh dan kita tidak dapat membenarkan diri kita sendiri. Sejak kita berdosa, tidak suci, kita tidak dapat dengan sempurna lagi menuruti hukum Allah. Kita tidak memiliki kebenaran akan diri kita sendiri di hadapan Hukum Allah. Tetapi Kristus telah membuat jalan keluar bagi kita. Dia tinggal di dunia ditengah penggodaan dan pencobaan sebagaimana kita hadapi. Dia hidup seorang yang tidak berdosa. Dia mati untuk kita, dan sekarang Dia menawarkan untuk mengambil dosa-dosa kita dan memberikan kebenaranNya bagi kita. Jika kamu menyerahkan hidupmu kepadaNya, dan menerimaNya sebagai Juruselamatmu, kemudian, hidupmu yang telah penuh dosa, demi kasihNya kamu terhitung benar. Tabiat Kristus berada dalam tabiatmu, dan kamu menerimanya dihadapan Allah sebagaimana kamu belum jatuh kedalam dosa.2
“Kristus bersedia melakukan hal-hal besar bagi kita, memulihkan sifat dasar kita melalui menjadikan kita pengambil bagian dalam sifat ilahiNya. Dia menunggu menyatukan hati kita kepadaNYa dengan cinta yang tidak terbatas, sehingga kita sepenuhnya didamaikan dengan Allah; tatapi itu adalah hak kita untuk memahami kasih Allah kepada kita sebagaimana Dia mengasihi anakNya. Bilamana kita percaya kepada Yesus sebagai juruselamat pribadi kita, Kedamaian Yesus menjadi milik kita. Perdamaian dipersiapkan bagi kita dalam penebusan Kristus sebagai dasar kedamaian kita...”3

Tanggapan
1.      Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan sifat berdosa seseorang  kepada sifat Allah?
2.      Apa seharusnya yang kelihatan dalam hidupmu jika sungguh-sungguh tidak membiarkan hatimu susah, tidak kwatir?
____________
1Patriarchs and Prophets, p. 67
2Step to Christ, pp. 62, 63
3 Review and Herald, May 19, 1896

Carrie Purkeypile, Citrus Heights, California, U.S.A.


Selasa
16  OKTOBER
Bukti
Asal Muasal Ras Manusia
Kejadian 1:26-28; 2:19-23; Roma 5:12-21; 1Korintus 15:20-22.


Salah satu hal yang mempesona dan paling sering ditanyakan adalah “Darimana kehidupan ada?” Pada umumnya jawaban yang bisa diterima untuk pertanyaan ini adalah bahwa molekul-molekul organik di dalam pre-biotik bumi digabungkan untuk memproduksi molekul-molekul organik. Alhasil sel-sel yang pertama bangkit ketika fotosintesis pelepasan oksigen. Terlindungi dari radiasi sinar ultra violet ( dibentuk dari atmosfir ozon), melalui waktu geologikal menjadi multiselular  yang bervariasi dan menjadi bentuk manusia. Bagaimanapun, tanggapan ini  gagal menerangkan keberadaan dan asal mula komponen-komponen dan kuasa dibalik penyatuan mereka. Baca Kejadian 1: 26-28. Apa dikatakan tentang asal mula, pola, dan sifat alami manusia yang pertama? (Bandingkan dengan Mazmur 8:5-8; Kejadian 2 : 19-23).

manusia adalah karya tangan Allah

Allah yang berkuasa, tanpa bantuan kita, bentuk dari keluarga yang pertama itu dibentuk sesuai dengan rupa dan gambar Allah. Dia menempatkan mereka di bumi yang telah diciptakan (Kejadian 1) dengan instruksi yang tepat untuk kenyamanan hidup mereka.
Hubungan dan tanggungjawab Allah kepada manusia sebagai hasil karyaNya tidak berakhir pada saat penciptaan. Setelah kejatuhan mereka dari pemberian instruksi (dan asal mula kemuliaan Allah) dan mahluk yang telah ditentukan untuk kematian kekal (Roma 3:23), Allah kembali membawa mereka kepadaNya melalui pengorbanan kematian Yesus (Roma 5: 18,19). Dia menjanjikan kepada mereka hidup mereka-bahkan setelah kematian-dari dirinya sendiri, Pemberi hidup itu (1Korintus 15: 22). Kebenaran yang luar biasa bahwa manusia adalah karya tangan Allah tidak bisa dihancurkan kondisi pisik, mental, spiritual, dan sosial atau lokasi geografis. Walaupun betapa dalam dan besarnya dosa itu, itu tidak pernah lebih  tinggi atau lebih dalam dari pada kasih karunia Allah yang disiapkan untuk menyelamatkan  manusia (Roma 5:21). CaraNYa mengasihi adalah sangat menggentarkan oleh karena kasihNya dapat menjangkau semuanya bahkan saya.

Ssekyobe Rexy, Kampala, Uganda


Rabu
17 OKTOBER

Kisah Para Rasul 17: 26; 2 Korintus 5: 17
Bagaimana
Dihormati Berbeda Dari Lainnya

Sebagai seorang Medical Student, saya telah diberkati untuk mengalami kehidupan dalam cara-cara yang tidak pernah dibayangkan. Sebagai seorang Advent dengan dasar keyakinan yang kuat dalam ciptaan (Kejadian 1:27), saya stres, bahwa misteri tubuh manusia hanya dapat diterangkan dengan kenyataan bahwa kita diciptakan dalam bentuk dan rupa Allah. Cari penjelasan yang lain yang akan menyangkal keberadaan Allah.

Mengapa begitu sulit untuk mencari kebenaran?

“Lalu TUHAN Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara”. (Kejadian 2:19). Ini menjadi topik argumen dari teman-teman Medical saya yang bekerja untuk menerangkan asal mula manusia selesai dengan cara-cara yang lain dari pada ciptaan. Kisah Para Rasul 17: 26 mengatakan, “ Dari satu orang saja Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman mereka.“ Saya selalu heran mengapa begitu sulit untuk melihat kebenaran bahwa itu tertulis untuk semua manusia di dunia ini.
Satu saat kronis adalah ketika kita melihat salah satu dari milik kita tiba-tiba meninggal dunia. Saya bekerja untuk menerangkan kepada teman-teman tentang akibat dosa kepada dunia ini. Itu sangat sulit dipercaya  seseorang ketika kami beberapa hari yang lalu makan siang, sekarang kebohongan tanpa kehidupan diatas meja dihadapan kami.
Pada poin ini, kebanyakan mereka menanyakan nilai kehidupan. Roma 5:12 mengatakan, “Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.“Dengan dosa dunia dan manusia diciptakan dalam bentuk dan rupa Allah telah dinodai dan semua kita akan mati. Dan dengan dosa datang semua kejahatan yang kita lihat di dunia ini.
Tanggapan saya kepada teman-teman yang selalu bahwa tidak ada gunanya hidup jika anda tidak mempersiapkan diri untuk kehidupan mendatang ketika Tuhan datang. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.(2 Korintus 5:17)

Reaksi
1.      Apa yang kamu pegangkembali dari pernyataan penebusan telah membersihkan kamu?
2.      Bagaimana kamu menolong ribuan orang yang sedang bertanya dengan banyak pertanyaan untuk mengetahui kebenaran?

Kisakye Ruth, Kampala, Uganda


Kamis
18 OKTOBER
Pendapat
Memahami Sifat Allah
Kejadian 1:27; Roma 5:12

Kita hidup di dunia dimana manusia berjuang untuk identitas dan arti hidup. Satu hal yang selalu menyusahkan manusia adalah apa yang orang lain pikirkan tentang mereka. Bahkan beberapa telah berhenti untuk percaya  bahwa mereka ada dan sedikit atau tidak ada yang dapat mereka lakukan menghadapi situsi yang mereka hadapi. Pertanyaan siapa kita sesungguhnya adalah melanjutkan kebingungan pengertian dan kesadaran manusia.

Manusia telah bekerja untuk memberi pengertian, identitas dan bentuk Allah.

Kebanyakan hasil yang logis dari penelitian ini telah menerangkan dari mana manusia datang dan mau kemana manusia itu. Manusia sering heran akan kemuliaan yang hanya menuntun kepada kekejian dan menempatkan nama Tuhan dalam penderitaan. Manusia bekerja untuk memberikan pengertian tentang Allah, identitas, dan bentuk. Mereka telah mencoba untuk beralasan, untuk menerangkan mengapa Dia melakukan sesuatu dengan caraNya sendiri. Mereka telah mencoba menerangkan tabiat  dan kepribadian Allah sebagaimana mereka kepada teman mereka.
Allah telah menciptakan bumi dalam enam hari. Apa yang Dia lakukan adalah sangat baik. Ini membuat baik dan searti dengan Tuhan. Banyak dari antara kita akan cepat mengklaim sebuah hasil yang berlabel baik oleh dunia ini. Misteri dalam pengertian sifat Allah adalah kembali ke dasar dan sedang mencoba untuk tidak melebih-lebihkan masalah. Menerangkan bagaimana tiga orang boleh menjadi satu tidak dapat diterangkan dengan akal manusia, memperhatikan suara yang diam di dalam masing-masing kita yang menerangkan bahwa Tuhan itu hidup. Beberapa telah memilih untuk menyangkal suara ini dan melanjutkan dengan argumen yang berbeda, tetapi cara itu tidak akan pernah berhasil. Kamu dapat lari begitu jauh, tetapi tidak pernah jauh dari kehidupan.
Allah, yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Tidak akan pernah bisa diterangkan dalam cara manusia yang telah dinodai dosa. Seorang Orang tua boleh melihat anaknya dan mengharapkan penurutan yang tidak bisa dipertanyakan. Tuhan melihat menusia sebagai karya tanganNya, mengharapkan penurutan akan hukum-hukumNYa. Kesabaran dalam Tuhan, jika pemikiran diberikan, bukan manusia. sebagaimana para orang tua akan cepat untuk memarahi dan menghukum. Tuhan memberikan kita kebebasan memilih.
Cara terbaik untuk mengerti sifat Allah adalah melakukan kehendakNYa dan berjalan bersama denganNya, bukan mempertanyakan keberadaanNya atau alasan akan tindakan-tindakanNya.

Tanggapan
1.      Bagaimana pegertianmu akan Allah mempengaruhi hubunganmu denganNya?
2.      Sebagai karya Allah, bagaimana kamu mengaplikan kebaikanNya dalam kehidupanmu setiap hari?

CK Japheth, Kampala, Uganda


Jum’at
19 OKTOBER
Eksplorasi
Manusia: Pantulan Rupa Allah
Kejadian 1 : 26

SIMPULAN
Dalam Kejadian 1, Allah membawa struktur kepada satu kekosongan melalui penekanan kreativitas dalam elemen-elemen seperti ikan, unggas, dan binatang-binatang, dan puncaknya manusia diciptakan menurut gambar dan rupa-Nya. Hari ketujuh menjadi simbol istirahat allah. Disenangkan dengan hasil-hasil ciptaanNya, Dia kemudian menginstruksikan manusia untuk memantulkan Pencipta mereka (Kejadian 2).  Allah mendemonstrasikan dengan sengaja pada penciptaan manusia. sifat manusia termasuk memantulkan Allah-kasih, pengasihanNya, dan kebebasan memilih. Kita tidak perlu berjuang untuk arti dan identitas oleh karena kita dijadikan dalam rupa Allah. Maka, kita memiliki ketentuan dan kesempatan untuk belajar Alkitabuntuk melihat yang lebih besar akan sifatNya.

PERTIMBANGKAN
·         Buat sebuah susunan yang termasuk elemen-elemen ilustrasi kebebasan memilih yang Allah berikan kepada manusia.
·         Mencerminkan apa yang yang dimaksud menguasai bumi. Pikirkan bagaimana kamu bisa memenuhi perintah Allah untuk memperdulikan apa yang telah diciptakanNya.
·         Menggunakan model tanah atau tanah liat untuk membuat  sebuah bentuk semirip mungkin dengan manusia. Pengamatan apa yang dapat kamu dapat tentang penciptaan? Bagaimana itu bisa dibedakan dengan Pengalaman Allah dalam kejadian 1 dan 2?
·         Pinjam sebuah boneka kecil. Selama 24 jam, pelihara dan berinteraksilah dengannya sebagaimana boneka itu hidup. Jenis perintah apakah yang kamu berikan untuk diajarkan kepadanya tentang hidup dan kelangsungan hidup? Bagaimana kamu menerangkan asal mula dan tujuan hidup?
·         Baca kembali buku-buku atau buka internet untuk melihat ilustrasi sifat alami manusia. Apakah kamu setuju dengan tugas-tugas ini, atau  apakah kamu akan mempertinggi gamabaran-gambaran ini?
·         Tulis sebuah lagu tentang sifat manusia sebagaimana Allah padamulanya maksudkan.
·         Daftarkan tindakan-tindakan belas kasihan yang dapat kamu tunjukkan sebagai contoh-contoh kasih Allah. Untuk memulai, baca Matius 24 dan 25, dimana Yesus berbicara apa seharusnya yang dilakukan oleh orang-orang Kristen sementara mereka menunggun kedangan Yesus yang kedua kali. Siapakah kita untuk melayani?

Hubungkan
Christian Worldview and Mental Health, Carlos Fayard, Barbara couden Hernandez, Bruce Anderson, and George T. Harding IV (Andrews University Press, 2001)
“Human Nature and Destiny : A Sevent-day Adventist Reflection,” Miroslav M. Kis, Biblical Research Institute,
Body, Soul and Human Life : The Nature of humanity in the Bible, Joel B. Green (Baker Academic, 2008).

Norma Sahlin, Springboro, Ohio, U.S.A

No comments:

Post a Comment