Bertumbuh
Dalam Kristus
Pelajaran Ke-Tiga Kwartal 4,
Manusia: Karya
Agung Allah
13—19 Oktober
2012
Diterjemahkan Oleh: Michael Sihombing
Editor: Daniel Saputra dan Yonata
Bastian
Sirkulasi:
Janette Sepang
|
“ Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang
menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba
gembalaan-Nya.” Mazmur 100 : 3
Sabbath
13 OKTOBER
Kejadian 1 : 27
|
Pendahuluan
Dari
Pasar Mana Kamu Dibeli?
|
Dalam banyak budaya Afrika, orang-orang dewasa tidak diharapkan menyatakan
imformasi yang penting kepada anak-anak yang mereka anggap tidak perlu. Hal ini
sering dilakukuan untuk melindungi mereka belajar dari hal-hal yang tidak
pantas di usia mereka. Ketika anak-anak menanyakan hal-hal seperti ini sering
para orang tua diam, memberikan jawaban yang salah, atau mengatakan untuk
menunggu ketika mereka sudah beranjak dewasa.
Manusia memiliki satu kecenderungan alami untuk memiliki.
Satu kali seorang anak yang ingin tahu bertanya, ‘Ibu, dari mana saya
datang?”
Ibunya menjawab : “Saya membelimu dari Pasar”
Hmmm,dia
berkata kepada dirinya sendiri, itu
berarti Penjual saya tidak mengasihi saya. Dia merasa ragu dan bertanya :
“apakah ibu akan menjual saya juga?”
“Tidak,” jawab ibunya dengan senyuman yang meyakinkan.
“Mengapa tidak bu?” sahut si anak.
“Oleh karena kamu adalah milikku dan saya menyayangimu.”
“Tetapi apa yang terjadi kepada anak-anak yang lain yang dijual kepada
orang jahat yang tidak menyayangi mereka? Tanya anak yang ingin tahu itu.
Apakah mereka tidak memakan anak-anak itu?”
Dengan jelas alkitab tidak menganjurkan kita untuk menipu seperti ibu dalam
cerita itu. Adalah melanggar Hukum Allah menceritakan kebohongan (Keluaran 20 :
16). Bagaimanapun, dunia memiliki satu kebiasaan memberikan jawaban-jawaban
yang salah. Dalam jawaban kepada pertanyaan dari mana saya datang, seorang
profesor Biologi akan segera menjelaskan teori-teori evolusi yang tidak pernah
berakhir. Seorang Pendeta akan membuka Alkitab untuk mengajarkan apa kata
Alkitab.
Kita terus bertanya dan mencari jawaban, oleh karena jawaban-jawaban tidak
memuaskan kebutuhan yang diinginkan.
Manusia memiliki satu kecenderungan untuk memiliki. Hanya Allah sendiri yang
dapat memuaskan kebutuhan ini. Dalam Alkitab, Kejadian 1 : 27 mengatakan bahwa
Allah telah menciptakan manusia menurut gambar dan rupaNya, Oleh karena dosa
dan ketidak menurutan, manusia menjual dirinya kepada perbudakan, sebagai
hasilnya, kacau- balau dan penderitaan mengikutinya.
Bagaimanapun, dengan kasih yang tidak terbatas,
Allah mengirim AnakNya yang tunggal untuk menebus kita kembali dari pasar dosa,
dari kacau-balau, dan dari penderitaan. KematianNya mengijinkan kita menjadi
putra dan putri Allah. Keluarga yang baru ini tidak akan menjual kita. Inilah
keluarga kita yang sesungguhnya sebelum kita menjual diri kita sendiri kepada
ketidakmenurutan dan dosa. Apakah anda menerima panggilan untuk bergabung
bersama dengan keluarga Allah?
REAKSI
1.
Bagaimana anda menerangkan kepada balita berusia tiga tahun tentang
asal-usul manusia dan kasih Yesus?
2.
Dengan menggunakan tema kita, bagaimana anda menghibur satu keluarga yang
telah kehilangan seorang yang mereka kasihi?
Kyaminyawandi Benjamin, Kampala, Uganda
Minggu
14 OKTOBER
Logos
Diciptakan Untuk Satu Tujuan Apapun Yang Terjadi
|
Kejadian 1:26; 2:20-25; Markus 12:13-17; Kisah
Para Rasul 17:26; Roma 5:12-21; 1korintus 15:20-22; Yak 14
|
Kuasa Dari Menyampaikan Firman
(Kejadian 1)
Cerita Ciptaan
Allah selama enam hari ditandai dengan pernyataan Allah sendiri “Dan Allah
berfirman, Jadilah...dan jadilah...” Dan Allah berfirman, “ Hendaklah bumi
mengeluarkan segala jenis mahluk yang hidup, ternak dan binatang melata dan
segala jenis binatang liar; dan jadilah demikian...” dan Allah melihat bahwa
semuanya itu baik.” (kejadian 1 : 24,25). Kuasa dari Allah berfirman membawa
alam semesta dan semua apa yang ada di dalamnya kepada keberadaan.
Semua urusan di surga telah datang untuk satu penghentian
Tingkat terakhir
dari tindakan penciptaan adalah melalui firman yang disampaikan adalah
pernyataan Ilahi akan “baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa
kita...” (Kejadian 1:26), jika semua urusan dalam sorga telah tiba pada satu
perhentian karena tindakan yang luar biasa dihadapan seluruh penghuni sorga
adalah hanya untuk mengambil tempat. Ini adalah penciptaan satu mahluk menjadi
ganjil dan unik dari semua ciptaan yang lain. Mahluk ini menjadi serupa dengan
Pembuat-dijadikan berbeda dari binatang-binatang, dengan satu kemampuan moral
untuk memiliki dan satu kuasa ilahi diberikan untuk mengatur semua ciptaan yang
lain. Manusia diciptakan untuk satu tujuan-mengatur semua ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala
binatang melata yang merayap di bumi.
Allah memberikan
perintah kepada Adam bahwa, “semua buah pohon yang ada di taman boleh kamu
makan; tetapi buah pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat tidak boleh kamu
makan. Pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati” (Kejadian 2:16,17).
Allah mengetahui bahwa Adam memiliki kapasitas moral untuk memilih menurut atau
tidak menuruti perintah ini. Tetapi mengapa Allah mau mengambil risiko?
Jawabannya datang dari pertanyaan yang sama, “ Sebab rancangan-Ku bukanlah
rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.”(Yesaya
55:8). Inilah kebaikan Allah yang kita sembah. SifatNya adalah kasih dan Dia
berikan kita ciptaanNya kebebasan untuk memilih walaupun Dia mengetahui bahwa
pilihan kita dapat merusak diri kita sendiri.
Bagaimanapun,
kabar baiknya adalah bahwa Dia adalah Allah dan Pencipta kita bahkan ketika
kita membuat pilihan-pilihan yang salah.
Sejak kejatuhan manusia dalam dosa, kapasitas moral kita telah dipengaruhi
dosa. Manusia tidak lagi seperti Allah dalam moralnya, tetapi manusia masih
menyadari untuk menjadi serupa dalam rupa Allah (Kejadian 9:6; Yakobus 3:9).
Manusia masih memiliki sisa-sisa potensi moral. Orang-orang percaya dan
orang-orang yang tidak percaya keduanya potensi untuk moralitas (Roma 2:15).
Geoffrey
Bromiley, ahli sejarah Gereja, mengamati, “Didalam diri Kristus sendiri telah
merangkum semua manusia kepada dirinya sendiri... Dia adalah pernyataan Allah
yang sempurna kepada manusia. Dia adalah teladan kita yang sempurna...membentuk
kita dan kita adalah mahluk yang disesuaikan dengan gambar dan rupaNya.”* Jika
kita membagikan kemuliaanNya dalam hidup kita ke depan, melalui roh ketaatan,
membagikan tingkat kerendahan hatiNya dalam hidup ini ( 1Korintus 15:49; 1
Johanes 3:2,3) kita berada lebih penuh dalam rupa dan GambarNya.
Ada beberapa
orang kristen yang menyandarkan keyakinan bahwa manusia itu tidak lebih dari
sebuah tragedi kebetulan, hanya berkembang dari bentuk kehidupan yang lebih
kecil melalui kesempatan acak yang tidak akan memiliki nilai, tidak ada tujuan,
dan tidak ada untung. Sebagai orang percaya, kita harus bertanya kepada diri
sendiri bagaimana hal ini merendahkan pengorbanan yang Pencipta telah buat
untuk ciptaanNya.
Reaksi
1. Bagian mana dalam hidupmu yang akan kamu rubah jika diberikan satu
kesempatan, dan mengapa?
2. Jika kamu telah bertanya kepada Allah bagian mana yang akan kamu perankan
dalam rencana keselamatan, menurut kamu apa jawaban Allah?
___________________
*G.W. Bromiley, “Image of God,” International Standard Bible Encyclopedia,
vol. 2. (Grand Rapids, Mich. : Eerdmans, 1988), p.808
Paul D. Kawanguzi, Bracknell, United
Kingdom
Senin
15 OKTOBER
Pengkhotbah 7:20; Kisah
Para Rasul 16:31; Roma 10:9
|
Kesaksian
Sesuatu Yang
Besar Telah Direncanakan
|
“Pada saat penciptaanya Adam telah ditempatkan untuk menguasai bumi. Tetapi
karena menyerah pada pencobaan, dia telah dibawa dibawah kuasa Setan... Ketika
manusia menjadi tawanan setan, kekuasaan yang dipegangnya, diambil oleh
penahluknya. Kemudian ‘Setan menjadi ilah dunia ini.’ 2 Korintus 4:4. Dia telah
merampas kuasa untuk menguasai bumi yang pada mulanya telah diberikan kepada
Adam. Tetapi Kristus, melalui pengorbananNya telah membayar hukuman dosa, bukan
saja hanya menebus manusia, tetapi mengembalikan kuasa yang telah
dihilangkannya. Semua yang telah hilang oleh Adam yang pertama akan
dikembalikan oleh Adam yang kedua.”1
Kristus telah membuat
jalan keluar bagi kita
“Adalah mungkin bagi Adam, sebelum kejatuhannya, membentuk satu karakter
yang benar melalui penurutan kepada hukum Allah. Tetapi dia gagal melakukannya,
dan oleh karena dosanya sifat dasar kita telah jatuh dan kita tidak dapat
membenarkan diri kita sendiri. Sejak kita berdosa, tidak suci, kita tidak dapat
dengan sempurna lagi menuruti hukum Allah. Kita tidak memiliki kebenaran akan
diri kita sendiri di hadapan Hukum Allah. Tetapi Kristus telah membuat jalan
keluar bagi kita. Dia tinggal di dunia ditengah penggodaan dan pencobaan
sebagaimana kita hadapi. Dia hidup seorang yang tidak berdosa. Dia mati untuk
kita, dan sekarang Dia menawarkan untuk mengambil dosa-dosa kita dan memberikan
kebenaranNya bagi kita. Jika kamu menyerahkan hidupmu kepadaNya, dan
menerimaNya sebagai Juruselamatmu, kemudian, hidupmu yang telah penuh dosa,
demi kasihNya kamu terhitung benar. Tabiat Kristus berada dalam tabiatmu, dan
kamu menerimanya dihadapan Allah sebagaimana kamu belum jatuh kedalam dosa.2
“Kristus bersedia melakukan hal-hal besar bagi kita, memulihkan sifat dasar
kita melalui menjadikan kita pengambil bagian dalam sifat ilahiNya. Dia
menunggu menyatukan hati kita kepadaNYa dengan cinta yang tidak terbatas,
sehingga kita sepenuhnya didamaikan dengan Allah; tatapi itu adalah hak kita
untuk memahami kasih Allah kepada kita sebagaimana Dia mengasihi anakNya.
Bilamana kita percaya kepada Yesus sebagai juruselamat pribadi kita, Kedamaian
Yesus menjadi milik kita. Perdamaian dipersiapkan bagi kita dalam penebusan
Kristus sebagai dasar kedamaian kita...”3
Tanggapan
1.
Berapa lama waktu
yang dibutuhkan untuk memulihkan sifat berdosa seseorang kepada sifat Allah?
2.
Apa seharusnya
yang kelihatan dalam hidupmu jika sungguh-sungguh tidak membiarkan hatimu
susah, tidak kwatir?
____________
1Patriarchs and Prophets, p. 67
2Step to Christ, pp. 62, 63
3 Review and Herald, May
19, 1896
Carrie Purkeypile,
Citrus Heights, California, U.S.A.
Selasa
16 OKTOBER
Bukti
Asal Muasal Ras Manusia
|
Kejadian 1:26-28; 2:19-23;
Roma 5:12-21; 1Korintus 15:20-22.
|
Salah satu hal yang mempesona dan paling sering ditanyakan adalah “Darimana
kehidupan ada?” Pada umumnya jawaban yang bisa diterima untuk pertanyaan ini
adalah bahwa molekul-molekul organik di dalam pre-biotik bumi digabungkan untuk
memproduksi molekul-molekul organik. Alhasil sel-sel yang pertama bangkit
ketika fotosintesis pelepasan oksigen. Terlindungi dari radiasi sinar ultra
violet ( dibentuk dari atmosfir ozon), melalui waktu geologikal menjadi
multiselular yang bervariasi dan menjadi
bentuk manusia. Bagaimanapun, tanggapan ini
gagal menerangkan keberadaan dan asal mula komponen-komponen dan kuasa
dibalik penyatuan mereka. Baca Kejadian 1: 26-28. Apa dikatakan tentang asal
mula, pola, dan sifat alami manusia yang pertama? (Bandingkan dengan Mazmur
8:5-8; Kejadian 2 : 19-23).
manusia adalah karya tangan Allah
Allah yang berkuasa, tanpa bantuan kita, bentuk dari keluarga yang pertama
itu dibentuk sesuai dengan rupa dan gambar Allah. Dia menempatkan mereka di
bumi yang telah diciptakan (Kejadian 1) dengan instruksi yang tepat untuk
kenyamanan hidup mereka.
Hubungan dan tanggungjawab Allah kepada manusia sebagai hasil karyaNya
tidak berakhir pada saat penciptaan. Setelah kejatuhan mereka dari pemberian
instruksi (dan asal mula kemuliaan Allah) dan mahluk yang telah ditentukan
untuk kematian kekal (Roma 3:23), Allah kembali membawa mereka kepadaNya
melalui pengorbanan kematian Yesus (Roma 5: 18,19). Dia menjanjikan kepada
mereka hidup mereka-bahkan setelah kematian-dari dirinya sendiri, Pemberi hidup
itu (1Korintus 15: 22). Kebenaran yang luar biasa bahwa manusia adalah karya
tangan Allah tidak bisa dihancurkan kondisi pisik, mental, spiritual, dan
sosial atau lokasi geografis. Walaupun betapa dalam dan besarnya dosa itu, itu
tidak pernah lebih tinggi atau lebih
dalam dari pada kasih karunia Allah yang disiapkan untuk menyelamatkan manusia (Roma 5:21). CaraNYa mengasihi adalah
sangat menggentarkan oleh karena kasihNya dapat menjangkau semuanya bahkan
saya.
Ssekyobe Rexy, Kampala,
Uganda
Rabu
17 OKTOBER
Kisah Para Rasul 17: 26; 2
Korintus 5: 17
|
Bagaimana
Dihormati Berbeda Dari Lainnya
|
Sebagai seorang
Medical Student, saya telah diberkati untuk mengalami kehidupan dalam cara-cara
yang tidak pernah dibayangkan. Sebagai seorang Advent dengan dasar keyakinan
yang kuat dalam ciptaan (Kejadian 1:27), saya stres, bahwa misteri tubuh
manusia hanya dapat diterangkan dengan kenyataan bahwa kita diciptakan dalam
bentuk dan rupa Allah. Cari penjelasan yang lain yang akan menyangkal
keberadaan Allah.
Mengapa begitu sulit untuk mencari kebenaran?
“Lalu TUHAN
Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara”.
(Kejadian 2:19). Ini menjadi topik argumen dari teman-teman Medical saya yang
bekerja untuk menerangkan asal mula manusia selesai dengan cara-cara yang lain
dari pada ciptaan. Kisah Para Rasul 17: 26 mengatakan, “ Dari satu orang saja
Ia telah menjadikan semua bangsa dan umat manusia untuk mendiami seluruh muka
bumi dan Ia telah menentukan musim-musim bagi mereka dan batas-batas kediaman
mereka.“ Saya selalu heran mengapa begitu sulit untuk melihat kebenaran bahwa
itu tertulis untuk semua manusia di dunia ini.
Satu saat kronis
adalah ketika kita melihat salah satu dari milik kita tiba-tiba meninggal
dunia. Saya bekerja untuk menerangkan kepada teman-teman tentang akibat dosa
kepada dunia ini. Itu sangat sulit dipercaya
seseorang ketika kami beberapa hari yang lalu makan siang, sekarang
kebohongan tanpa kehidupan diatas meja dihadapan kami.
Pada poin ini,
kebanyakan mereka menanyakan nilai kehidupan. Roma 5:12 mengatakan, “Sebab itu,
sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu
juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua
orang telah berbuat dosa.“Dengan dosa dunia dan manusia diciptakan dalam bentuk
dan rupa Allah telah dinodai dan semua kita akan mati. Dan dengan dosa datang
semua kejahatan yang kita lihat di dunia ini.
Tanggapan saya
kepada teman-teman yang selalu bahwa tidak ada gunanya hidup jika anda tidak
mempersiapkan diri untuk kehidupan mendatang ketika Tuhan datang. “Jadi siapa
yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu,
sesungguhnya yang baru sudah datang.(2 Korintus 5:17)
Reaksi
1. Apa yang kamu pegangkembali dari pernyataan penebusan telah membersihkan
kamu?
2. Bagaimana kamu menolong ribuan orang yang sedang bertanya dengan banyak
pertanyaan untuk mengetahui kebenaran?
Kisakye Ruth, Kampala,
Uganda
Kamis
18 OKTOBER
Pendapat
Memahami Sifat Allah
|
Kejadian 1:27; Roma 5:12
|
Kita hidup di
dunia dimana manusia berjuang untuk identitas dan arti hidup. Satu hal yang
selalu menyusahkan manusia adalah apa yang orang lain pikirkan tentang mereka.
Bahkan beberapa telah berhenti untuk percaya
bahwa mereka ada dan sedikit atau tidak ada yang dapat mereka lakukan
menghadapi situsi yang mereka hadapi. Pertanyaan siapa kita sesungguhnya adalah
melanjutkan kebingungan pengertian dan kesadaran manusia.
Manusia telah bekerja untuk memberi pengertian, identitas dan bentuk Allah.
Kebanyakan hasil
yang logis dari penelitian ini telah menerangkan dari mana manusia datang dan
mau kemana manusia itu. Manusia sering heran akan kemuliaan yang hanya menuntun
kepada kekejian dan menempatkan nama Tuhan dalam penderitaan. Manusia bekerja
untuk memberikan pengertian tentang Allah, identitas, dan bentuk. Mereka telah
mencoba untuk beralasan, untuk menerangkan mengapa Dia melakukan sesuatu dengan
caraNya sendiri. Mereka telah mencoba menerangkan tabiat dan kepribadian Allah sebagaimana mereka
kepada teman mereka.
Allah telah
menciptakan bumi dalam enam hari. Apa yang Dia lakukan adalah sangat baik. Ini
membuat baik dan searti dengan Tuhan. Banyak dari antara kita akan cepat
mengklaim sebuah hasil yang berlabel baik oleh dunia ini. Misteri dalam
pengertian sifat Allah adalah kembali ke dasar dan sedang mencoba untuk tidak
melebih-lebihkan masalah. Menerangkan bagaimana tiga orang boleh menjadi satu
tidak dapat diterangkan dengan akal manusia, memperhatikan suara yang diam di
dalam masing-masing kita yang menerangkan bahwa Tuhan itu hidup. Beberapa telah
memilih untuk menyangkal suara ini dan melanjutkan dengan argumen yang berbeda,
tetapi cara itu tidak akan pernah berhasil. Kamu dapat lari begitu jauh, tetapi
tidak pernah jauh dari kehidupan.
Allah, yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Tidak akan pernah
bisa diterangkan dalam cara manusia yang telah dinodai dosa. Seorang Orang tua
boleh melihat anaknya dan mengharapkan penurutan yang tidak bisa dipertanyakan.
Tuhan melihat menusia sebagai karya tanganNya, mengharapkan penurutan akan
hukum-hukumNYa. Kesabaran dalam Tuhan, jika pemikiran diberikan, bukan manusia.
sebagaimana para orang tua akan cepat untuk memarahi dan menghukum. Tuhan
memberikan kita kebebasan memilih.
Cara terbaik untuk mengerti sifat Allah adalah melakukan kehendakNYa dan
berjalan bersama denganNya, bukan mempertanyakan keberadaanNya atau alasan akan
tindakan-tindakanNya.
Tanggapan
1.
Bagaimana
pegertianmu akan Allah mempengaruhi hubunganmu denganNya?
2.
Sebagai karya
Allah, bagaimana kamu mengaplikan kebaikanNya dalam kehidupanmu setiap hari?
CK Japheth,
Kampala, Uganda
Jum’at
19
OKTOBER
Eksplorasi
Manusia: Pantulan Rupa Allah
|
Kejadian 1 : 26
|
SIMPULAN
Dalam Kejadian
1, Allah membawa struktur kepada satu kekosongan melalui penekanan kreativitas
dalam elemen-elemen seperti ikan, unggas, dan binatang-binatang, dan puncaknya
manusia diciptakan menurut gambar dan rupa-Nya. Hari ketujuh menjadi simbol
istirahat allah. Disenangkan dengan hasil-hasil ciptaanNya, Dia kemudian
menginstruksikan manusia untuk memantulkan Pencipta mereka (Kejadian 2). Allah mendemonstrasikan dengan sengaja pada
penciptaan manusia. sifat manusia termasuk memantulkan Allah-kasih,
pengasihanNya, dan kebebasan memilih. Kita tidak perlu berjuang untuk arti dan
identitas oleh karena kita dijadikan dalam rupa Allah. Maka, kita memiliki
ketentuan dan kesempatan untuk belajar Alkitabuntuk melihat yang lebih besar
akan sifatNya.
PERTIMBANGKAN
·
Buat sebuah susunan yang termasuk
elemen-elemen ilustrasi kebebasan memilih yang Allah berikan kepada manusia.
·
Mencerminkan apa yang yang dimaksud
menguasai bumi. Pikirkan bagaimana kamu bisa memenuhi perintah Allah untuk
memperdulikan apa yang telah diciptakanNya.
·
Menggunakan model tanah atau tanah liat
untuk membuat sebuah bentuk semirip
mungkin dengan manusia. Pengamatan apa yang dapat kamu dapat tentang
penciptaan? Bagaimana itu bisa dibedakan dengan Pengalaman Allah dalam kejadian
1 dan 2?
·
Pinjam sebuah boneka kecil. Selama 24
jam, pelihara dan berinteraksilah dengannya sebagaimana boneka itu hidup. Jenis
perintah apakah yang kamu berikan untuk diajarkan kepadanya tentang hidup dan
kelangsungan hidup? Bagaimana kamu menerangkan asal mula dan tujuan hidup?
·
Baca kembali buku-buku atau buka
internet untuk melihat ilustrasi sifat alami manusia. Apakah kamu setuju dengan
tugas-tugas ini, atau apakah kamu akan
mempertinggi gamabaran-gambaran ini?
·
Tulis sebuah lagu tentang sifat manusia
sebagaimana Allah padamulanya maksudkan.
·
Daftarkan tindakan-tindakan belas
kasihan yang dapat kamu tunjukkan sebagai contoh-contoh kasih Allah. Untuk
memulai, baca Matius 24 dan 25, dimana Yesus berbicara apa seharusnya yang
dilakukan oleh orang-orang Kristen sementara mereka menunggun kedangan Yesus
yang kedua kali. Siapakah kita untuk melayani?
Hubungkan
Christian Worldview and Mental Health,
Carlos Fayard, Barbara couden Hernandez, Bruce Anderson, and George T. Harding
IV (Andrews University Press, 2001)
“Human Nature and Destiny : A Sevent-day
Adventist Reflection,” Miroslav M. Kis, Biblical Research Institute,
Body, Soul and Human Life : The Nature of
humanity in the Bible, Joel B. Green (Baker Academic, 2008).
Norma Sahlin, Springboro,
Ohio, U.S.A
No comments:
Post a Comment