Sunday, 1 July 2012

SSCQ Indonesia, Pelajaran 13 Triwulan III 2012


Satu dan Dua Tesalonika
Pelajaran Ke-Tigabelas Kwartal 3,
Menjaga Gereja Tetap Setia
22—29 September 2012
Diterjemahkan Oleh: Victor Hutabarat
Editor: Daniel Saputra dan Yonata Bastian
Sirkulasi: Janette Sepang


“Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.” (2 Tes. 2:15).

Sabbath
22 SEPTEMBER
Lukas 12:42-48
Pendahuluan
Refleksi Masa Kecil

Ketika aku berusia tujuh tahun, ibuku sering memintaku merawat adikku yang berumur 3 tahun pada saat ibu pergi untuk mendapatkan air dari sumur terdekat. Dia memberikan instruksi yang jelas kepadaku mengenai apa yang harus dilakukan pada saat dia pergi. Namun, segera setelah dia pergi, aku mulai melakukan persis apa yang aku senangi. Pertama, aku akan membawa adikku ke tempat tidurnya dan menyuruhnya tidur. Lalu aku akan pergi bermain dengan teman-temanku. Ketika Ibu kembali, ia akan menemukan adikku sedang sendirian dan menangis. Ketika aku mendengar ibu memanggilku dengan marahnya, aku pulang ke rumah secepat mungkin, mencoba memikirkan apa yang akan kukatakan padanya apabila aku tiba di sana.

Janganlah kita pernah terbagi. Janganlah kita pernah kehilangan jalan kita

Namun, intinya adalah ini: aku tidak setia. Ibuku mempercayakanku untuk menjaga adikku, tetapi aku tidak melakukannya. Kesetiaan manusia selalu diuji. Kadang-kadang mereka gagal. Kadang-kadang mereka lulus. Kesetiaan melintasi spektrum kehidupan manusia, hubungan, keuangan, sekolah, perguruan tinggi, dan bahkan gereja. Sebagai orang Kristen Advent, kita memiliki pekabaran yang unik untuk dibawakan kepada dunia. Kita diberkahi dengan tugas untuk menjadi pelayan yang setia dari pekabaran ini sebagaimana kita dengan sabarnya menunggu kedatangan Kristus. Kita melakukan ini untuk mengabadikan misi yang Kristus Sendiri telah tetapkan.
Pelajaran minggu ini membahas bagaimana gereja dapat tetap setia. Di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi sebagai sebuah gereja, itu adalah kesempatan yang luar biasa bagi kita sebagai orang Advent untuk mencurahkan lebih banyak cahaya ke dalam jalan yang gelap dari dunia kita ini. Solidaritas dari orang Advent di seluruh dunia merupakan ciri dari gereja kita. Janganlah kita pernah terbagi. Janganlah kita pernah kehilangan jalan kita. Sebagaimana kita mempelajari kata yang terakhir dari Paulus kepada orang Kristen di Tesalonika, mari kita diinspirasikan untuk tetap setia sampai Kristus kembali tidak peduli tantangan apa yang kita hadapi.

Jacqueline Achieng, Homa-bay, Kenya

Minggu
23 SEPTEMBER
Logos
Menjaga  Gereja Tetap Setia
Mat. 7:24−27; 18:15–17; Lukas 10:25−37; Kisah 17:11; 2 Tes. 2:13−3:18


Memberitakan Pekabaran Kebenaran Masa Kini (Matius 7:24-27)
Banyak orang percaya bahwa perubahan biasanya membawa kabar yang baik. Umumnya sebagai orang Kristen dan secara khusus sebagai orang Advent, kita perlu melihat perubahan-perubahan itu dari perspektif yang berbeda. Bagaimana perubahan itu mempengaruhi iman kita dan sifat keseluruhan dari kekristenan? Perumpamaan tentang tukang bangunan yang bijaksana dan bodoh menggambarkan dua skenario yang kontras. Sebagai seorang Kristen abad kedua puluh satu yang sedang bergulat dengan perubahan yang beragam dalam bidang sosial, ekonomi, budaya, dan agama, ujiannya adalah apakah Anda secara efektif menerapkan Firman Tuhan untuk kehidupan Anda.

kita harus mendorong satu sama lain dan membangun diri dalam setiap perbuatan dan kata-kata yang baik

Apa yang firman Allah lakukan dalam diri Anda dan untuk Anda? Bagaimana orang lain melihat Kristus dalam tindakan Anda dan mendengar-Nya dalam kata-kata Anda? Apakah tindakan Anda sesuai dengan iman Anda? Jika tidak, kita sedang bergerak dengan pasang surutnya dunia, dan kita akan tersapu oleh arus perubahan sosial. Biarlah Tukang Bangunan yang bijaksana itu menjadi contoh kita, jangan sampai kita tenggelam dalam badai yang mengalahkan kita terus menerus.

Mangasihi Aturan-aturan (Matius 18:15-17, Lukas 10:25-37)
Ketika kita mengasihi Allah (empat yang pertama dari Sepuluh Perintah Allah) kita akan belajar untuk mengasihi orang lain (enam yang terakhir dari Sepuluh Perintah Allah). Di dalam gereja, perbedaan pendapat cenderung berlimpah. Namun, ketika kasih ada di antara kita, tindakan dan kata-kata kita akan menunjukkannya. Jika kita merendahkan pentingnya cinta, kita akan kehilangan identitas kita sebagai orang Kristen dan memberikan reputasi yang buruk bagi denominasi kita.
Kasih kita atau kurangnya akan kasih itu yang dilihat dan didengar dalam cara kita menyelesaikan perselisihan baik di dalam dan di luar gereja. Aspek lain dari kasih Kristen termasuk bagaimana kita memperlakukan orang secara umum. Perkataan dan perbuatan Kristus menekankan bahwa kita harus memperlakukan semua orang dengan kasih. Oleh karena itu, kita hanya bisa tetap setia sebagai gereja jika kita memiliki kasih bagi Allah dan sesama manusia. Mengasihi dengan cara seperti Kristus melakukannya berarti bahwa kita tidak memperhitungkan mereka yang telah menyakiti kita, karena hal-hal tersebut sudah diselesaikan oleh Kristus di kayu salib. Hal ini memungkinkan kita untuk bergerak maju sebagai sebuah keluarga yang bersatu dalam Kristus tidak perduli di mana pun kita berada di dunia. Hal ini juga memungkinkan kita untuk memiliki hubungan baik dengan tetangga dan masyarakat kita.

Menguji Kebenaran (Kisah 17:11)
Pilar-pilar tertentu dari kebenaran mendefinisikan Gereja Advent. Kita percaya bahwa Alkitab adalah Firman Allah, bahwa Yesus adalah satu-satunya Juruselamat kita, bahwa hari yang ketujuh Sabat adalah suatu pengingat akan kasih-Nya yang terus menerus, dan bahwa Yesus suatu hari nanti akan kembali untuk membawa pulang pengikut-Nya.
Adalah penting untuk mempelajari pilar-pilar ini, karena kebenaran yang palsu berkembang biak hampir setiap hari. Bahkan di dalam gereja kita sendiri guru-guru palsu menimbulkan perbedaan pendapat dan menyebabkan orang mempertanyakan doktrin-doktrin dasar dari Alkitab. Untuk alas an-alasan ini kita perlu mengetahui apa yang kita yakini. Kita perlu menguji keyakinan yang lain dengan Firman Tuhan. "Akan hukum dan kesaksian! Jika mereka tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, mereka tidak memiliki cahaya fajar "(Yesaya 8:20, NIV).
Tidak seperti orang-orang Yahudi di Tesalonika, orang Yahudi di Berea, yang dalam "kesiapan mereka untuk melihat apa yang diusulkan sebagai kebenaran," diuji dengan apa yang mereka dengar dalam Kitab Suci Perjanjian Lama. Alkitab adalah menjadi alat penguji untuk semua doktrin. "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran." (2 Timotius 3:16).
Tantangan yang kita hadapi saat sebagaimana kita menantikan kedatangan Kristus yang kedua kali adalah banyak dan beragam. Namun, dalam hati kita, kita tahu Allah telah memanggil kita untuk tugas yang mulia memberitahukan dunia yang gelap ini akan kebenaran di dalam Yesus. Pekerjaan menjaga gereja untuk tetap setia sampai Kristus kembali tergantung pada kesediaan kita untuk berjalan di atas jejak Kristus, yang adalah teladan kita.
Untuk mencapai tingkat kesetiaan ini, kita harus mendorong satu sama lain dan membangun diri dalam setiap perbuatan dan kata-kata yang baik. Kristus dapat kembali setiap saat. Tapi apakah itu harus membuat kita meninggalkan setiap hal baik yang kita lakukan sekarang dan hanya menunggu? Tidak. Perbuatan baik kita yang terus menerus adalah bagian dari apa artinya menjadi setia kepada kebenaran. Selain itu, kita perlu berdoa tanpa henti, teguh dalam keyakinan kita, dan hidup menurut hukum kasih Allah yang kudus.

REAKSI
1. Bagaimana dengan berbuat baik dapat membawa orang lain kepada kebenaran?
2. Dalam hal apakah gereja kita berbeda? Mengapa penting supaya hal-hal ini dimengerti dengan benar?
3. Bagaimanakah gereja telah menjaga kesetiaannya sepanjang zaman?
____________
* The SDA Bible Commentary, vol. 6, 1st ed., p. 344.

Alice Adhiambo, Nairobi, Kenya

Senin
24 SEPTEMBER

Mat. 24:36–39
Kesaksian
Kapankan Yesus Akan Kembali?


"Gereja dibangun di atas Kristus sebagai pondasinya; gereja harus taat kepada Kristus sebagai kepalanya. Hal ini tidak bergantung pada manusia, atau dikendalikan oleh manusia. Banyak yang mengaku bahwa sebuah posisi yang dipercayakan dalam gereja memberi mereka wewenang untuk mendikte apa yang orang lain harus percayai dan apa yang mereka harus lakukan. Allah tidak memberikan sanksi kepada pengakuan ini. Juruselamat menyatakan, "Kamu semua bersaudara.' Semua terpapar terhadap godaan, dan bertanggung jawab terhadap kesalahan. Tidak ada makhluk yang terbatas di mana kita dapat bergantung untuk bimbingannya. Batu karang iman itu adalah kehadiran Kristus yang hidup di dalam gereja. Di atas ini, seorang yang paling lemah boleh bergantung, dan mereka yang merasa diri paling kuat akan terbukti menjadi yang paling lemah, kecuali mereka menjadikan Kristus sebagai sumber kekuatan mereka "1

Batu karang iman itu adalah kehadiran Kristus yang hidup di dalam gereja.

"Guru-guru kebohongan akan muncul untuk menarik anda menjauh jalan yang sempit dan pintu gerbang sesak. Berhati-hatilah dengan mereka, meskipun diselubungi bulu domba, di dalam hati, mereka adalah serigala yang sedang mengaum. Yesus memberikan tes di mana guru-guru palsu dapat dibedakan dari guru yang benar. 'Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka," kata Dia. "Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?'
"Kita tidak diperintahkan untuk membuktikan mereka melalui kothbah-kothbah mereka yang bagus dan profesi mereka yang tinggi. Mereka harus dihakimi dengan Firman Allah. "Akan hukum dan kesaksian, apabila mereka tidak berkata/kata sesuai dengan itu, itu adalah karena tidak ada terang di dalam mereka.'' Berhentilah, anakku, untuk mendengarkan didikan yang menyimpang dari kata-kata yang memberi pengetahuan' Yesaya. 8:20; Amsal 19:27. Pesan apakah yang dibawa oleh guru-guru ini? Apakah itu membawa Anda kepada hormat dan takut akan Allah? Apakah itu menuntun Anda untuk mewujudkan cinta Anda bagi-Nya dengan setia kepada perintah-Nya?2
Banyak orang telah meninggalkan gereja karena mereka berpikir bahwa kedatangan Kristus telah tertunda. Namun kita semakin dekat kepada peristiwa besar itu. Itulah sebabnya mengapa tetap penting bagi kita untuk terus mengatakan kepada orang lain tentang kedatangan-Nya.

REAKSI
1. Dalam komunitas Anda, apa yang dapat membuat Anda berubah pikiran dari kebenaran? Bagaimana Anda melawan perubahan ini sebagai individu dan sebagai satu gereja agar setia sampai akhir?
____________
1. Desire of Ages, p. 414.
2. Thoughts From the Mount of Blessing, p. 145.

Esther Aoko, Kisumu, Kenya

Selasa
25  SEPTEMBER

Bukti
Tetap Setia
Daniel 1:1‒18; 6:1‒23

Daniel adalah contoh yang terbaik dari kesetiaan. Hidup sebagai tawanan di negeri asing, ia menghadapi banyak tantangan untuk imannya. Namun melalui kasih karunia Allah, ia mampu untuk tetap teguh. Karena kesetiaannya, raja mengakui kekuatan Daniel dan menempatkan dia dalam posisi penguasa.
Namun, menerima kekuatan ini bukan berarti tanpa risiko. Dia bertemu oposisi yang berat dan tantangan yang dapat menyebabkan dia untuk mengkompromikan imannya, membengkokkan prinsip-prinsipnya. Namun, ia tetap teguh menghadapi setiap badai. Selama lebih dari enam dekade dia tetap bekerja di Babel, dengan menggunakan talenta yang diberikan Tuhan selama ia bekerja untuk serangkaian raja-raja kafir. Ya, ada tantangan. Namun ia tetap sopan, rajin, dan di atas semua, setia kepada Allah.

Oh, andai saja masing-masing kita bisa memiliki iman dan keberanian seperti itu

Meskipun ancaman kematian, Daniel tidak mau tunduk pada patung yang dibuat oleh raja. "Ada perintah atau tidak ada perintah, hamba Allah ini merasa bahwa dia harus tetap menjalankan kebiasaan rutinnya berdoa. Allah baginya adalah sumber dari segala kebijaksanaan dan keberhasilan dalam hidup. Pekerjaan Surga lebih berharga baginya daripada kehidupan itu sendiri. Perilakunya adalah hasil alami dari kepercayaannya kepada Allah "*.
Pada saat Daniel dilemparkan ke kandang singa, dia tidak pernah mengkompromikan imannya. Dia tidak akan tunduk bahkan ketika diancam akan dibunuh. Oh, andai saja masing-masing kita bisa memiliki iman dan keberanian seperti itu. Dengan tantangan yang kita hadapi saat ini sebagai gereja, kita juga membutuhkan imannya Daniel dan tekad untuk tidak menajiskan diri dengan jalan-jalan yang penuh dosa dari dunia saat ini. Iman seperti itu dimungkinkan hanya melalui kekuatan yang luar biasa dari doa dan hadirnya Roh Kudus Allah.
____________
*The SDA Bible Commentary, vol. 4, p. 812.

REAKSI
1. Apa saja tantangan utama dan oposisi yang sedang dihadapi oleh gereja kita saat ini?
2. Bagaimana supaya kita tetap setia sebagai individu dan gereja?
3. Peran apa yang bisa diharapkan dari kedatangan Kristus yang kedua dalam memperkuat iman kita?
4. Sambil berpikir mempertimbangkan kebiasaan doa Anda. Apa yang ayat-ayat dari Alkitab berikut ini ajarkan tentang doa? Mz. 62:8; Filipi 4:6; Ibrani 4:15, 16; Yakobus 1:5, 6; 1 Pet. 4:7.

Bob Collins, Nairobi, Kenya

Rabu
26 SEPTEMBER

Yohanes 14:1
Bagaimana
Menjaga Kesetiaan

Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh. Nama gereja kita sangat mengacu pada Kedatangan Yesus yang Kedua kali. Sejak awal gereja kita, Kedatangan Yesus yang Kedua kali telah menjadi salah satu terang yang menuntun gereja kita, yang membedakannya dari agama lainnya. Terlepas dari perubahan yang kita temukan dalam masyarakat, kita tidak boleh hilang pandangan terhadap terang ini. Di bawah ini adalah hal-hal, yang melalui pertolongan Tuhan, yang bisa kita lakukan untuk tetap setia dan terfokus pada kedatangan Kristus.

Terlepas dari dilemma yang kita hadapi, mari kita ingat selalu bahwa Allah ada di pihak kita

Waspada. Kita terus menghadapi perubahan dari satu jenis ke jenis lainnya yang dapat mengguncang dasar rohani kita. Ini adalah panggilan untuk waspada, sehingga saat kita terus hidup dalam dunia yang penuh dosa, kita akan mempertahankan identitas kita sebagai gereja Allah yang sisa. Pandangan yang membedakan antara perubahan yang baik dan buruk adalah sebuah keharusan.
Menyadari kehadiran Tuhan. Terlepas dari dilemma yang kita hadapi, mari kita ingat selalu bahwa Allah ada di pihak kita. Doa, belajar Alkitab, merenungkan Firman Allah, dan melayani orang lain membantu kita untuk tetap terhubung dengan-Nya.
Jangan pernah menyerah. Janganlah kita bosan menunggu Kristus untuk kembali. Janganlah kita menjadi seperti anak gadis yang kehabisan minyak sambil menunggu pengantin laki-laki (Matius 25:1-13). Marilah kita berdoa bagi Roh Kudus untuk memberikan kita minyak rohani untuk menopang kita sampai Mempelai Pria Surgawi kita datang.
Mengandalkan Firman Allah. "Firman-Mu itu pelita bagi kakiku / Dan terang bagi jalanku" (Mazmur 119:105). Sebagaimana kita melawan semua perubahan yang terjadi di dunia sebelum Kristus kembali, biarlah keputusan kita dibimbing oleh cahaya konstan dari Kitab Suci.

REAKSI
1. Bagaimana gereja lokal Anda menghadapi perubahan negatif dalam komunitas Anda? Menurut Anda, bagaimana gereja sedunia harus menghadapi perubahan dianggapnya negatif?
2. Sambil mengingat situasi saat ini, apakah Anda pikir adalah mungkin bagi gereja kita untuk mempertahankan imannya? Jelaskan jawaban Anda.

George Otieno, Mbita Point, Kenya

Kamis
27 SEPTEMBER
Pendapat
Akankah Kita Membangun di Atas Batu Karang
Mat. 7:24‒27

Saat saya menulis artikel ini, saya mendengarkan lagu “My Life is in Your Hands” oleh Kirk Franklin.* Saya melakukan ini untuk merefleksikan gempa dan tsunami yang menewaskan lebih dari 20.000 orang. Bagi saya pribadi, saya telah kehilangan lebih dari tiga keluarga dekat dalam sembilan bulan terakhir. Baru-baru ini saya mendengar rekan kantor saya membahas nubuat yang mereka baca di Internet. Salah satu nubuat yang mereka sebutkan berhubungan dengan kedatangan Kristus yang kedua kali.

Sekarang, lebih dari sebelumnya, gereja membutuhkan pria dan wanita yang setia

Berdasarkan semua yang terjadi di sekitar kita, kita harus bertanya kepada diri sendiri apakah kita bisa tetap setia. Apakah iman kita cukup kuat untuk menahan semua peristiwa yang sedang bergolak di dunia dan bahkan pada waktu-waktu kehidupan pribadi kita? Bagaimana kaum muda yang sedang berjuang melawan pengangguran tetap setia? Bagaimana mereka bisa mempercayai Tuhan untuk menjaga mereka?
Sekarang, lebih dari sebelumnya, gereja membutuhkan pria dan wanita yang setia dan yang akan tetap setia kepada Allah, yang tidak akan terintimidasi atau terjual dengan harga berapapun. Aku bertanya-tanya apa sebenarnya yang harus saya lakukan untuk terhitung dalam kategori pria dan wanita yang akan berdiri teguh dalam iman mereka sampai Kristus datang.
Satu hal yang Paulus ingatkan kepada jemaat Tesalonika adalah tentang kemalasan. Kemalasan yang berhubungan dengan pekerjaan fisik dan mental dapat menjadi musuh dari kesetiaan. Kita perlu mengadopsi semangat dari pembangun yang bijaksana. Kita perlu memilih Kristus sebagai Juruselamat kita dan tetap setia kepada-Nya sampai akhir. Dengan menghindari pikiran yang menganggur dan tangan kosong dan dengan merangkul kebiasaan doa yang gigih dan aktivitas yang positif, kita dapat mencapai tujuan kita dari kesetiaan.
Saya setuju dengan nasihat Paulus kepada jemaat Tesalonika tentang tidak malas. Setan dapat dengan cepat mengisi pikiran yang menganggur dengan segala macam rencana dan ide jahat. Dia tahu bahwa waktunya semakin pendek dan lebih pendek seiring kedatangan Kristus yang semakin dekat dan lebih dekat. Musuh kita selalu mencoba untuk menyesatkan kita. Namun, ketika kita mengisi pikiran kita dengan janji-janji dan kebenaran Allah, ketika kita menggunakan sebagian besar karunia rohani kita, maka kita akan memiliki alasan untuk tersenyum ketika Juruselamat kita tampak untuk membawa kita pulang.

REAKSI
1. Langkah apa yang harus Anda ambil secara pribadi untuk memastikan bahwa imanmu tetap teguh dalam Kristus?
2. Bagaimana seharusnya gereja memainkan perannya sebagai pembawa obor kebenaran masa kini di komunitas Anda dan seterusnya? Bagaimana Anda secara pribadi memainkan peran itu?
____________
*Untuk membaca liriknya, kunjungi: http://www.azlyrics.com/lyrics/kirkfranklin/mylifeisinyourhands .html.

Ann Adoyo, Kisumu, Kenya

Jum’at
28 SEPTEMBER
Eksplorasi
Berdiri Teguh
1 Tes. 3:13

SIMPULAN
Allah adalah setia. Manusia? Tidak selalu. Kita menjadi terganggu atau menjadi kecil hati. Di beberapa waktu kita tidak mau menjadi setia, atau kita pikir kita bisa beristirahat dari kesetiaan dan mengambilnya lagi nanti. Kadang-kadang kita mungkin akan dihadapkan dengan situasi ambigu yang tampaknya membuat kita untuk merasionalisasi perilaku kita yang kita ketahui salah di dalam hati kita. Tapi sebagai orang Kristen lintasan kehidupan kita harus menyaksikan bahwa kita menjadi lebih setia kepada Allah dan kehendak-Nya bagi kita. Kuasa untuk menjadi setia tersedia bagi kita dalam doa dan belajar, dorongan batin dari Roh Kudus, dan persekutuan umat percaya. Janganlah kita pernah lupa untuk menyediakan diri untuk hal-hal ini.

PERTIMBANGKAN
·      Menggambar atau melukis adegan yang dibawa ke pikiran dalam Mazmur 119:105. Ketika Anda melakukannya, pikirkan bagaimana Firman-Nya telah membimbing Anda di masa lalu dan akan melakukannya di masa depan.
·      Berpikir tentang jenis situasi di mana kesetiaan kepada Allah dan apa yang Anda ketahui benar adalah sebuah tantangan. Rencanakan bagaimana Anda bisa membentengi diri sendiri untuk menghadapi situasi ini dan muncul sebagai pemenang, atau bagaimana Anda bisa menghindari mereka sama sekali.
·      Mencari janji-janji Alkitab bagi mereka yang tetap setia. Parafrasekan mereka dalam kata-katamu sendiri baik dalam notebook atau file komputer.
·      Mendengarkan atau menyanyikan lagu yang disebutkan oleh penulis pelajaran hari Kamis, My Life Is in Your Hands. Diskusikan pesan lagu ini dengan orang lain.
·      Berpikir langkah nyata yang dapat Anda ambil untuk menempatkan iman Anda dalam praktek. Misalnya, pelayanan dalam bidang apa di gereja atau sekolah yang dapat menggunakan bakat Anda? Bagaimana komunitas Anda dapat menggunakan bakat Anda?
·      Memulai kebiasaan baik, seperti berolahraga setiap hari. Membangun disiplin dan meminta pertolongan Tuhan untuk tetap setia pada kebiasaan itu. Jika memungkinkan meminta teman-teman untuk mendorong Anda.

HUBUNGKAN
2 Tes. 2:13‒17.
The Seventh-day Adventist Bible Commentary, vol.7, pp. 275, 276, mulai dengan ayat 13.
Patriarchs and Prophets, pp. 213‒223.


Alan Hecht, Takoma Park, Maryland, U.S.A.

SSCQ Indonesia, Pelajaran 12 Triwulan III 2012


Satu dan Dua Tesalonika
Pelajaran Ke-Duabelas Kwartal 3,
Anti Kristus
15—21 September 2012
Diterjemahkan Oleh: Qhoqky Shavinskhi Simatupang
Editor: Daniel Saputra dan Yonata Bastian
Sirkulasi: Janette Sepang


Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,” (2 Tesalonika. 2:3)

Sabbath
15 SEPTEMBER
2 Tesalonika 2:3
Pendahuluan
AntiKristus atau anti-Kristus

"Orang ini adalah antikristus!" Atau diklaim banyak situs sensasional hanya ketika pemilu telah mencapai puncaknya. Tentu saja, orang ini bukan orang pertama yang dipilih sebagai orang yang akan " meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah" (2 Tesalonika 2:4,. NIV), dan dia tentu tidak akan menjadi yang terakhir . Tampaknya saat ini  setelah setiap individu memiliki kekuasaan, ada sekelompok orang yang menunggu, untuk memberitahu   tentang   hubungan bintang dan tanggal lahir orang ini yang menunjukkan bahwa ia adalah antikristus. Dalam beberapa kasus, jumlah tersebut dihitung dari huruf dalam nama lengkap mereka yang dijumlahkan  menjadi 666, diberi atau diambil dari beberapa huruf hidup. Selama Alkitab telah berbicara tentang antikristus, ada orang menunjuk jalan ini dan berkata, "Ya, yang satu ini sudah pasti! Ini jelas! "

Hmmm! Sepertinya sudah waktunya untuk menggeser paradigma kita sedikit

Namun demikian, mungkinkan kita kehilangan inti  sepanjang waktu? Yohanes memperingatkan dalam 1 Yohanes 2:18 bahwa antikristus akan datang dan juga banyak antikristus sudah datang. Bagaimana ini bisa, karena ia menulis hampir 2.000 tahun yang lalu? Bukankah kita semua telah menunggu angka satu soliter untuk bangkit dan membuktikan ketakutan kita yang terburuk?  Yohanes kemudian  menjelaskan bahwa antikristus adalah orang yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus (1 Yohanes 2:22).
Hmmm! Sepertinya sudah waktunya untuk menggeser paradigma kita sedikit. Adalah mudah  untuk menunjuk satu orang dan mengatakan bahwa orang itu mewujudkan penolakan Yesus Kristus, namun kita lupa bawha tiga jari kita yang lain  menunjuk pada diri kita sendiri. Jika Yohanes  benar menjelaskan bahwa apa pun menyangkal Yesus adalah antikristus, maka kita perlu melihat lebih dekat pada kehidupan kita sendiri. Apakah kata-kata yang keluar dari mulut kita meninggikan Kristus atau menolak Dia? Apakah tindakan kita menunjukkan kerendahan hati yang  diwujudkan dalam hidup-Nya di bumi? Atau apakah kita menyangkal petunjuk-Nya tentang bagaimana hidup? Mengalihkan kesalahan dan menyebarkan rumor sensasional yang mudah, tetapi memeriksa kehidupan kita sendiri untuk mencari tahu apakah kita menolak Kristus atau tidak bukanlah hal mudah untuk  dilakukan.
Saya mendorong kira semua, pembaca yang budiman, untuk belajar sepanjang minggu ini tentang Antikristus. Adalah mudah untuk menjadi bingung bila terus melihat segala sesuatu yang menyangkal Kristus. Solusi paling sederhana, adalah fokus pada segala sesuatu yang meninggikan Dia!

Brian Peters, Singapura, Republik Singapura

Minggu
16 SEPTEMBER
Bukti
Penipuan, Lalu dan Sekarang
2 Tes. 2:9, 10

Tesalonika adalah ibukota provinsi Makedonia. Populasinya adalah sekitar 200.000. Jalan Egnation, rute utama antara Roma dan Timur, melewati Tesalonika. Rute ini dan pelabuhan kota Tesalonika menjadi salah satu pusat paling makmur dari kekaisaran Romawi*
Kitab Tesalonika Pertama dan Kedua ditulis pada tahun 51 sebagai surat kepada jemaat Tesalonika. Tidak seperti beberapa tempat yang Paulus dan teman-temannya kunjungi, interaksi pertama mereka dengan orang Tesalonika tidak menyenangkan. Selama tiga hari Sabat pertama, mereka berbagi tentang kitab suci mereka membahas tentang Kristus. Mereka yakin beberapa orang Yahudi dan orang Yunani banyak tahu bahwa Kristus adalah Mesias yang muncul dari antara orang mati. Namun, orang Yahudi lainnya menjadi cemburu kepada mereka, dan membentuk massa untuk kerusuhan dan mengusir  mereka pergi (Kis 17:1-9).

Jika kita senang dalam kebenaran, kita tidak akan tertipu

Paulus menulis dua surat kepada jemaat Tesalonika karena dia tidak bisa tinggal bersama mereka untuk membantu mereka tumbuh sebagai orang Kristen. Surat-surat ini mendorong mereka yang baru bertobat dan mengoreksi  beberapa kesalahpahaman bahwa mereka telah mengetahui tentang Kedatangan Kedua dan bagaimana cara mereka hidup sampai kedatangan Yesus kembali.
Pesan Paulus kepada jemaat Tesalonika, meskipun ditulis hampir dua ribu tahun yang lalu, sama relevannya dengan hari ini. Seperti Tesalonika masa lalu, dunia hari ini adalah tempat bercampurnya budaya dan ide, dan lebih mudah dari sebelumnya untuk ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai Allah. Namun, Alkitab menjelaskan bahwa dua hal akan terjadi sebelum Yesus datang kembali. Pertama-tama, akan ada pemberontakan. Sementara 2 Tesalonika tidak memberikan rincian, Yesus menjelaskan bahwa selama pemberontakan ini banyak orang akan berpaling dari Allah. Ada juga akan muncul Kristus-Kristus palsu dan nabi yang akan melakukan apa yang tampak sebagai mukjizat yang sepertinya nyata, bahkan umat Allah akan ditipu (Matius 24:4-25). Banyak orang akan benar-benar tertipu dan mengikuti  mereka.
Paulus dengan jelas memperingatkan kita bahwa jika kita mengetahui kebenaran, kita akan percaya kebohongan seperti (2 Tes 2:11,. 12). Setan licik dan akan meyakinkan banyak orang untuk mengikutinya. Namun, jika kita menikmati kebenaran dan mempelajari firman Tuhan dengan hati-hati, kita tidak akan tertipu oleh kebohongannya.

Reaksi
Apakah Anda tahu bahwa Alkitab cukup baik sehingga Anda tidak akan tertipu pada hari-hari terakhir?
____________
* The Life Application Study Bible (NIV (Wheaton, Illinois: Tyndale House, 1986), hal. 2170.

Christon Choo, Singapura, Republik Singapura

Senin
17 SEPTEMBER

Dan. 8:8-11, Zak. 3:1; Mat. 24:1-14, Kis 2:22; 2 Tes. 2:1-12
Logos
Hati-hati: AntiKristus Ingin Menjadi Teman Anda


Kebohongan, Rumor, dan Panik (2 Tes. 2:1-12)
Orang-orang Kristen di Tesalonika yang dalam keadaan berantakan. Berdasarkan apa yang Paulus tulis kepada mereka dalam 2 Tesalonika 2:2, tampaknya seseorang yang telah menyebarkan rumor bahwa kedatangan Kristus baru saja terjadi. Jadi seperti seorang ayah yang khawatir, ia menulis untuk memberitahukan mereka agar tidak terganggu (2 Tesalonika 2:2.). Mungkin Paulus tidak tahu bagaimana rumor mulai, tapi dia pasti tidak akan membiarkan ini terus terjadi. Jadi dia meyakinkan jemaat Tesalonika dengan mengatakan bahwa Kristus " Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa " (2 Tesalonika 2:3,. NASB).

Hati-hati, karena antikristus ingin menjadi teman Anda

Membuka topeng manusia durhaka (Daniel 8:8-11; 1 Yohanes 2:18, 19, 22)
Untuk mencegah rumor lain timbul, Paulus memberikan Tesalonika kunci yang akan membuka misteri ketika Kristus akan kembali. Dia akan kembali setelah manusia durhaka diturunkan.
Siapakah manusia durhaka? Dia akan menyamar sebagai Kristus dengan mencoba untuk melakukan pekerjaan yang hanya Kristus berhak melakukannya. Dia akan menjadi pseudo-mesias, 1 seorang Kristus palsu. Rasul Yohanes akan mengumandangkan pandangan tentang Kristus palsu. Dia menggunakan isilah "antikristus" untuk menggambarkan  karakter. Dalam bahasa Yunani Anti berarti  "melawan" atau "bukan."  Yohanes menulis bahwa ada lebih dari satu antikristus. "Bahkan sekarang telah bermunculan  banyak antikristus" (1 Yohanes 2:18, BIS).

Agenda Tersembunyi (Matius 24:1-14, 24; Kisah Para Rasul 2:22)
Apakah yang ingin dicapai antikristus? Yesus mengatakan bahwa sebelum Dia datang, "banyak orang akan datang dalam nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang" (Matius 24:5, NASB). Meskipun, ada dan akan bangkit banyak antikristus, mereka bersatu dalam tujuan. Itu bertujuan untuk menyesatkan kita. Diberdayakan oleh setan, mereka akan melakukan semua yang mereka bisa lakukan untuk menipu kita. Mereka akan berbohong, menyebarkan rumor, dan menyebabkan kepanikan. Pada akhirnya, mereka ingin menipu semua orang untuk berpikir bahwa mereka adalah Allah, atau Kristus, atau bahwa mereka berbicara atas nama Allah.
Ilmu pengetahuan modern dapat menjadi antikristus karena menawarkan jawaban tentang asal kita yang meniadakan peran Allah dalam penciptaan kita. Ini klaim untuk memiliki jawaban tentang bagaimana dunia muncul. Jadi meninggikan dirinya "di atas segala dewa yang disebut atau yang disembah" (2 Tesalonika 2:4,. NASB). Apakah kata akhir dalam hidup Anda Tuhan dan firman-Nya, atau itu sesuatu yang lain?
Filsafat juga adalah antikristus karena mereka memberi kita banyak pilihan tentang tujuan kita dan tujuan dalam hidup. Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi banyak filsafat yang mengganggu kita secara halus untuk melihat kedatangan Kristus. Kita diajarkan untuk mengandalkan diri sendiri, membuat yang terbaik dari hidup kita sekarang, dan untuk menemukan tuhan dalam diri kita. Bahkan, filsafat secara umum mungkin telah menjadi dewa yang paling populer dan terpercaya tanpa banyak dari kita menyadarinya.
Materialisme menjanjikan kebahagiaan dan kepuasan konsumen. Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang paling bahagia di dunia bukanlah orang-orang yang memiliki banyak benda (harta). Namun demikian, banyak dari kita yang masih harus memiliki hal – hal  yang terbaru dari segalanya. Sehingga Gadget dan Gizmos menjadi Tuhan kita.
Kekuatan ini adalah antikristus halus. Jika kita tidak hati-hati, kita akan tertipu untuk membuat mereka menjadi Tuhan kita, mengagungkan mereka lebih tinggi dari Pencipta kita. Bagaimana kita bisa mencegah diri kita dari yang menjadi tertipu? Bagaimana kita bisa melihat perbedaan antara antikristus dan Yesus Kristus?

Tandai  Perbedaan (2 Tesalonika 2:5, 8.)
Orang yang bekerja dengan uang dilatih untuk mengenali yang asli dari yang palsu dengan mempelajari asli. Mereka menjadi begitu akrab dengan hal hal asli dan  ketika mereka menerima tagihan palsu, mereka mengenalinya segera. Prinsip yang sama berlaku kepada Kristus yang benar dan antikristus. Kita harus menjadi begitu akrab dengan Kristus nyata, bahwa ketika seorang antikristus mencoba untuk menipu kita, kita tidak akan memiliki keraguan. Paulus menasihati kita bahwa jika kita tidak ingin tertipu oleh antikristus, kita harus "menerima dan mengasihi kebenaran" (2 Tes 2:10,. NASB).
Yesus mengatakan bahwa Dia adalah kebenaran. Dia juga menunjuk ke Alkitab sebagai kebenaran. Berapa banyak waktu yang Anda menghabiskan dengan Yesus dan Firman-Nya? Apakah Anda mengenal mereka cukup baik sehingga segera setelah Anda berhubungan dengan l hal hpalsu Anda akan mengenali mereka segera? Dedikasikan diri Anda untuk mencintai kebenaran-Yang Hidup dan yang tertulis. Dan berhati-hatilah, karena antikristus ingin menjadi teman Anda.

Reaksi:
1. Bagaimana Anda melihat pekerjaan antikristus 'mempengaruhi Anda dan hubungan Anda dengan Allah?
2. Apa yang mengganggu Anda dari mendedikasikan diri Anda kepada Firman Hidup dan firman tertulis?
________
1.     D. Michael Martin, The New American Commentary, vol. 33 (Nashville, Tenn: Broadman & Holman Publishers, 1995), hal. 235.
2.     SDA Bible Commentary, vol. 7, 1st ed, hal.. 643.

James Tham, Singapura, Republik Singapura

Selasa
18  SEPTEMBER

Kesaksian
Dimanakah Anda Akan Berdiri
1 Yohanes 2:22, 23

"Sangat menakjubkan kebutaan  orang-orang pada jaman ini. Ribuan menolak firman Allah sebagai tidak layak dipercaya dan dengan keyakinan ingin menerima tipuan Setan. Skeptis dan pengejek mencela kefanatikan mereka yang berjuang demi iman para nabi dan rasul, dan mereka mengalihkan diri dengan  mengejek deklarasi khidmat dari Alkitab tentang Kristus dan rencana keselamatan, dan akibat yang akan diterima penolak  kebenaran. Mereka mempengaruhi dengan  pikiran yang begitu sempit, lemah, dan takhayul untuk mengakui klaim Allah dan mematuhi persyaratan hukum-Nya. Mereka memanifestasikan sebanyak - banyaknya sebagai jaminan,  mereka telah membuat perjanjian dengan kematian dan perjanjian dengan neraka-seolah-olah mereka telah mendirikan penghalang, antara mereka dan pembalasan Allah. Tidak ada yang dapat membangkitkan ketakutan mereka. Jadi sepenuhnya mereka telah menyerah kepada penggoda, sehingga mereka menjadi erat bersatu dengan dia, dan benar-benar dijiwai dengan semangat, bahwa mereka tidak memiliki kekuasaan dan tidak ada kecenderungan untuk melepaskan diri dari jerat-nya "1."

"Untuk setiap jiwa akan datang tes pencarian. . . . "

Khayalan besar terakhir akan segera terbuka sebelum kita. Antikristus menunjukkan karya-Nya yang ajaib di mata kita. Jadi erat akan yang palsu menyerupai benar bahwa tidak mungkin untuk membedakan antara mereka kecuali dengan Kitab Suci. Dengan kesaksian mereka setiap pernyataan dan setiap mukjizat harus diuji.
"Mereka yang berusaha untuk mematuhi semua perintah-perintah Allah akan ditentang dan dicemooh. Mereka hanya bisa berdiri di dalam Tuhan. Untuk dapat bebertahan dalam persidangan di depan mereka, mereka harus memahami kehendak Allah sebagaimana terungkap dalam firman-Nya, mereka dapat menghormati Dia hanya karena mereka memiliki konsep yang benar dari karakter-Nya, pemerintah, dan tujuan, dan bertindak sesuai dengan mereka. Tetapi mereka yang telah diperkaya pikiran dengan kebenaran Alkitab akan berdiri lewat konflik besar terakhir. Untuk setiap jiwa akan datang ujian: Apakah aku harus menuruti Allah dan bukan manusia? Saat yang menentukan bahkan sekarang ada di tangan. Apakah kaki kami ditanam pada batu karang abadi kata Allah? Apakah kita siap untuk berdiri teguh dalam membela perintah Allah dan iman kepada Yesus "2?

REAKSI:
Renungkan hubungan Anda dengan Yesus hari ini dan mengenai bagaimana Anda dapat mempersiapkan tipuan Setan dan agen-agennya.
__________
1. The Great Controversy, hal. 561.
2. Ibid, hal 593., 596.

Jeffrey Lonan, Singapura, Republik Singapura

Rabu
19 SEPTEMBER

2 Kor. 10:4
Bagaimana
Berpegang Pada Kebenaran

Setiap orang Kristen memiliki musuh. Meskipun 1 Petrus 5:8 menggambarkan musuh ini sebagai "singa yang mengaum," dia bukanlah karakter mitologis. Iblis adalah nyata dan ia ingin "mencuri dan membunuh dan membinasakan" (Yohanes 10:10, NIV). Kabar baiknya adalah bahwa ia tidak memiliki wewenang sesungguhnya atas pengikut Kristus. Ketika Yesus memberikan hidup-Nya di kayu salib, Dia menebus kita dari kekuasaan setan. ". Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu" (1 Yohanes 3:8, NKJV).

Ketika Yesus memberikan hidup-Nya di kayu salib, Dia menebus kita dari kekuasaan setan.

Meskipun Kristus mematahkan kekuasaan setan atas kita, itu masih tanggung jawab kita untuk menempatkan Iblis di tempatnya, untuk mewujudkan dan melaksanakan otoritas, Tuhan telah memberi kita lebih dari setan. Paulus memperingatkan bahwa banyak yang akan jatuh jauh sebelum Kristus kembali: " Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka," (2 Tesalonika 2:3,. NKJV). Jadi bagaimana kita bisa melihat melalui kebohongan setan dan tidak menyerah pada kebenaran? Alkitab telah memberi kita beberapa langkah yang bisa kita ambil.
Berdoa. Daud berdoa untuk perlindungan terhadap penipuan dan Allah mendengar dia, "Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku: Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu."
(Maz.120: 1, 2).
Pelajari Alkitab. Timotius diberitahu untuk " Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu." (2 Tim. 2:15, NKJV). Orang Berea dipuji karena mereka "menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian." (Kisah Para Rasul 17:11).
Kenali nabi palsu. Nabi palsu akan menyebabkan orang menjauh dari ketaatan kepada Allah (1 Yohanes 4:1-3). Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar. (Yesaya 8:20), bahkan jika mereka berasal dari gereja yang sama! 2 Tesalonika 3:06 memperingatkan: " Tetapi kami berpesan kepadamu, saudara-saudara, dalam nama Tuhan Yesus Kristus, supaya kamu menjauhkan diri dari setiap saudara yang tidak melakukan pekerjaannya dan yang tidak menurut ajaran yang telah kamu terima dari kami" (2 Tesalonika 3: 6).

REAKSI
1.Ada beberapa teknik belajar Alkitab yang dapat Anda terapkan untuk lebih memahami dan mempelajari Firman Allah?
2.Bagaimana Anda bisa memotivasi diri untuk berdoa dan mempelajari Alkitab setiap hari?

Iman Toh, Singapura, Republik Singapura

Kamis
20 SEPTEMBER
Pendapat
Setan Tidak Tertarik Dengan Pendapat Anda
2 Tes. 2:1-12

Kadang-kadang sulit untuk membedakan antara pendapat dan kebenaran. Kita hidup dalam era informasi di mana banyak dari apa yang kita pelajari berasal dari seseorang yang belajar dari orang lain. Ketika kita lebih fokus pada perdebatan tentang penerapan tradisi Kristen daripada kita menerapkan prinsip-prinsip yang ditemukan dalam Firman Tuhan, Iblis akan berhasil mengalihkan perhatian kita dari kebenaran Allah. Pertimbangkan beberapa kebenaran Setan tahu, namun ingin kita lupa:

Apakah Anda pernah pergi ke gereja tetapi tidak menyembah?

1. "  Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar."(Yakobus 2:19, NIV).
2. "Karena itu bersukacitalah,  hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya,  celakalah kamu, hai bumi dan laut!  karena Iblis telah turun kepadamu,  dalam geramnya yang dahsyat,  karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."(Wahyu 12:12, NIV).
Kita semua tahu Setan berasal kebohongan dan kemarahan, dan bahwa ia bekerja untuk menginspirasi pikiran jahat dan keraguan. Dia juga mengalihkan perhatian kita dari apa yang penting. Ini tidak cukup untuk percaya pada Allah karena bahkan setan percaya (Yakobus 2:19). Kita juga perlu hidup menurut perintah-Nya dan menjalani kehidupan yang memuliakan nama-Nya (Yakobus 2:14-26). Jika ada satu hal Setan membenci, itu nama Yesus. Dia membenci segala sesuatu yang Yesus ajarkan, dan ia membinasakan segala yang hidup bagi Dia. Setan menghabiskan semua energy untuk rencana mangalihkan  mata kita dari Yesus. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita perlu menciptakan dasar yang kuat dalam firman Tuhan dan berjalan lebih dekat dengan Juruselamat.
Setan tahu waktunya singkat dan bahwa Kristus akan datang kembali. Oleh karena itu, tujuan utamanya adalah untuk menipu orang sebanyak mungkin. Dia peduli tentang apa yang ada pada diri anda,  saat anda pergi ke sekolah, karir yang Anda pilih, atau pakaian apa yang Anda kenakan. Dia peduli agar anda kehilangan surga dan bahwa anda menghabiskan sedikit waktu dengan Tuhan. Apakah Anda pernah pergi ke gereja tetapi tidak menyembah? Apakah Anda "tetap" memelihara hari Sabat tetapi tidak berhubungan  dengan Allah selama jam-jam Sabat? Apakah Anda berdoa tapi tidak percaya? Hari ini, fokus pada beberapa kebenaran yang Anda ketahui, dan hidup sebagai orang yang benar-benar percaya bahwa Yesus akan datang segera kembali.

REAKSI
1.      Gangguan spesifik apa yang menyebabkan Anda kehilangan kebenaran Allah?
2.      Apa yang dapat Anda lakukan untuk hidup "benar" hidup?

Jimmy Quek, Singapura, Republik Singapura

Jum’at
14 SEPTEMBER
Eksplorasi
Aman Dari Tipu Muslihat
2 Tes. 2:3

SIMPULAN
            Setan berusaha untuk menipu kita dengan cara apapun dia bisa. Salah satu cara adalah untuk mendapatkan kita untuk mendengarkan mereka yang telah memilih untuk memfitnah karakter Allah. Orang-orang seperti ini adalah antikristus. Satu-satunya cara untuk menghindari penipuan mereka adalah memiliki hubungan dekat dengan Allah dan Firman-Nya. Sangat mudah bagi kita untuk menunjukkan jari pada seseorang atau hal yang kita pikir itu adalah antikristus. Tapi bagaimana dengan kata-kata sendiri dan tindakan kita? Apakah mungkin bahwa kita dapat menyangkal Kristus dengan cara yang halus? Bagaimana dengan memberikan hal-hal lain dalam nilai hidup kita lebih dari Kristus? Mari kita melihat lebih dekat pada prioritas kita.

PERTIMBANGKAN
·         Mengorganisir sebuah studi Alkitab dengan teman-teman yang akan mengambil melihat lebih dalam pada peringatan terhadap penipuan. Apa yang Tuhan janjikan kepada orang yang percaya pada Nya?
·         Rekamlah sebuah video drama komedi  yang anda tulis dan bertindak tentang bagaimana orang Kristen membuat hal yang lebih penting daripada Allah. Tanyakan pemimpin Sekolah Sabat Anda jika Anda dapat memainkannya untuk orang lain di kelas Anda. Atau posting di YouTube untuk melihat apa respon yang Anda dapatkan.
·         Menulis dalam jurnal doa Anda tentang peristiwa akhir zaman. Sebutkan tanda-tanda yang dapat anda lihat bahwa Yesus akan datang segera, dan minta Dia untuk melindungi Anda dari tipu muslihat.
·         Mengumpulkan daftar pernyataan dari Ellen White dan Alkitab tentang antikristus. Kelompokkan pernyataannya bersama oleh subtopik belajar lebih banyak tentang konsep ini.
·         Mendiskusikan dengan teman-teman apa yang dimaksud Paulus dalam 2 Tesalonika 2:10 ketika ia mengatakan bahwa kita harus "menerima dan mengasihi kebenaran" (NKJV). Apa artinya "menerima dan mengasihi kebenaran" terlihat seperti dengan cara praktis? Atau menggunakan “Bible commentary” untuk penelitian tiap kalimat dan maknanya.
·         Membaca bahan tambahan tentang topik ini dari daftar di bawah ini dan berpikir tentang bagaimana Anda bisa berbagi konsep ini dengan orang lain yang tidak akrab dengan itu.

HUBUNGKAN
1 Yohanes dan 2 Yohanes.
The Great Controversy, 375-390; Langkah untuk Kristus.


Christy Yingling Gusse, Conroe, Texas, U.S.A.