Bertumbuh
Dalam Kristus
Pelajaran Ke-Dua Kwartal 4,
Allah dan Wahyu Dinyatakan Dalam Dia
6—13 Oktober
2012
Diterjemahkan Oleh: Nico Halomoan
Editor: Daniel Saputra dan Yonata
Bastian
Sirkulasi:
Janette Sepang
|
“Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan
dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan
nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan
perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima
segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.” (Ibrani 1:1,2)
Sabbath
6 OKTOBER
Ibr 1:1,2
|
Pendahuluan
Wahyu
Yang Dapat Dipercaya
|
Allah memberikan
Maria sebuah tugas yang tampaknya mustahil, reaksi Maria tidaklah segembira
seperti yang Gabriel harapkan. Pada
awalnya Maria takut akan kehadiran Gabriel dan bingung tentang apa yang akan
terjadi. Tetapi kemudian Maria menerimanya:
"Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut
perkataanmu itu." (Lukas 1:38). Dan dengan itu, dia menerima tugas yang menjadi sangat penting dalam
sejarah manusia:
Kebenaran Kitab Suci
tidak
dapat dinilai dari dalam dan dari
diri kitab suci itu sendiri
Maria tahu dalam hatinya siapa Yesus.
Dia memegang di dalam imannya kepada tanda-tanda sekitarnya kelahiran-Nya – janji akan seorang Juruselamat, nyanyian malaikat-malaikat , dan orang-orang bijak serta para gembala yang menyembah. Maria mengamati dan merenungkan bagaimana Dia berkembang menjadi seorang
pria muda yang benar, bijak dan rendah hati
dan sebagaimana Dia memecahkan prasangkanya akan peranan Mesias (Lukas 2:19, 51). Seperti para murid,
yang masih berjuang untuk memahami
misi Yesus bahkan setelah kebangkitan (Lukas 24:21),
Maria harus menyaksikan Yesus dan menemukan bagaimana Yesus hidup sesuai dengan nubuatan Perjanjian
Lama. Seluruh hidupnya, dia
percaya pada janji-janji Allah. Sepupunya Elizabeth bernubuat
tentang dia, " Dan berbahagialah
ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan
terlaksana'" (Lukas 1:45).
Yesus beberapa kali
menggemakan gagasan tentang kekuatan dari
iman (Markus 9:23, 24, Yohanes 3:12; 20:29).
Kebenaran Kitab Suci tidak dapat dinilai dari dalam dan dari diri kitab suci itu
sendiri. Kita memiliki Alkitab sebagai Kitab Suci untuk memberitahu kita tentang Tuhan. Kita memiliki pemenuhan
nubuat, Yesus Kristus. Tapi kita harus menempatkan hal-hal tersebut
dalam hati kita. Kita perlu menghargai apa yang telah
Yesus lakukan dan terus lakukan
dalam hidup kita. Ini adalah hadiah
terbesar dan terbaik yang telah diberikan untuk kita.
REAKSI
1. Aspek apakah dari pengalaman Anda dengan Allah
yang paling
dalam mempengaruhi kehidupan
Anda, dan mengapa?
2. Dapatkah seseorang yang memiliki keraguan tentang Allah masih menerima kesembuhan Ilahi? Jelaskan jawaban Anda.
3. Di mana Anda
melihat Allah mengundang Anda untuk menyebarkan
kebenaran?
Jimmy Diri, Etawah, Tennessee, AS
Minggu
7 OKTOBER
Bukti
Lebih Dari Sekadar Kata-kata
|
Mat. 4:4, 7, 10; 2 Tim. 3:16, 17; 2 Petrus 1:19–21
|
Buku 2 Petrus 1:19-21 menyatakan bahwa kata-kata yang terucap dari seorang
nabi bukanlah dari nabi itu sendiri. Istilah Nabi sendiri berasal dari kata Yunani yakni “Profitis” yang berarti “"foreteller" atau orang yang ditugaskan untuk menyatakan apa yang akan terjadi di
masa depan. Tugas nabi secara alkitabiah adalah untuk menyampaikan
pesan yang diberikan oleh Roh Kudus. Ketika kabar itu datang padanya, seorang nabi pada dasarnya merupakan juru bicara bagi Allah. Dan
semakin tinggi dan tampak ditinggikannya posisi seseorang, itu dapat menjadi
posisi yang berbahaya untuk menemukan diri sendiri. Sebagai contoh, lihat Yeremia 11:18-23.
Bayangkan ahli-ahli Taurat yang menyalin Taurat dan naskah-naskah kuno. . . . Tugas yang gila!
Bahkan
dengan ingatan yang tidak baik, kemampuan bahasa yang buruk,
dan sifat
pengecut,
Roh menyampaikan melalui manusia pesan yang lengkap dan jelas dari Allah kepada anak-anak-Nya. Dan
seperti seorang nabi yang berbasis
pada
tulisan, Alkitab sendiri mengklaim bahwa isinya adalah dari Allah. Kitab 2 Timotius 3:16, 17 menegaskan bahwa semua tulisan dalam
Alkitab sebenarnya dari Allah.
Kita bisa mengagumi atas buku dan asal-usul
atau bahkan memperdebatkan apa yang ditetapkan
sebagai kanon. Namun, melalui
semua itu ada kehadiran yang konsisten. Wajah Allah
selalu hadir terlihat melalui serangkaian
buku yang telah ditulis, dipelajari, dan berharga
selama beberapa ribu tahun. Tetapi Alkitab jauh lebih dari sekedar kata-kata, atau catatan tindakan dan keajaiban yang
memukau. Apa yang Alkitab ajarkan kepada kita tentang Allah yang menginsipirasi itu dijabarkan dalam Yakobus
1:17. Apa itu pesan yang
konsisten? Allah adalah murah
hati dan menjaga dengan setia.
Bayangkan juru tulis yang menyalin Taurat dan naskah-naskah kuno, para penulis
dan para nabi yang diberi tugas untuk mengungkapkan mengenai Tuhan dalam
tulisan. Tugas yang gila! Namun ajaib, Pencipta yang setia dan baik hati ini mudah ditemukan melalui
jilid-jilid
buku ini. Bersinar melalui inspirasi Alkitab
selama
ribuan tahun, Allah mengungkapkan kepada
kita serta menjangkau kita sekarang. Dan seperti para nabi itu,
kita juga harus-baik atau buruk-mendengarkan dengan hati dan pikiran kita
pada pesan yang Dia
berikan bagi kita.
REAKSI
1. Mengapa penting bagi
Alkitab untuk menyatakan sumber inspirasinya?
2. Bagaimana dengan Alkitab, ditulis oleh banyak orang
yang berbeda, secara konsisten mendefinisikan
siapa Allah itu?
Ben Protasio,
Salem, Oregon, AS
Senin
8 OKTOBER
Kej 1:1; Mal.
3:6; Matt. 4:4,
7; 28:19, Yohanes 3:16, 17; 2 Tim. 3:16, 17;
2 Pet. 1:19-21
|
Logos
Misteri Allah
Dinyatakan
|
Telah dikatakan bahwa
Tuhan harus selalu, sampai batas
tertentu, menyembunyikan diri,
atau kita tidak akan melihat apa-apa kecuali diri-Nya sendiri. Ini tidak mengherankan bahwa Allah adalah suatu misteri di dunia kita . Dan sementara kita tidak dapat menikmati tatap muka persekutuan
dengan-Nya seperti Adam dan Hawa atau
murid-murid Yesus lakukan, kita memiliki Alkitab dan
Roh Kudus untuk membimbing
dan mengajar kita.
Dari hari
pertama, Roh telah bekerja
untuk menghubungkan langit dengan
bumi.
Sebuah Sumber
Kuno (Kej 1:1)
Bagian tertua dari Alkitab lebih dari
3.000 tahun. Yang terbaru hanya di bawah 2.000 tahun. Bila melihat umurnya, ahli arkeologi telah menemukan bahwa Alkitab tetap tidak berubah selama berabad-abad. Para sarjana kagum untuk menemukan bahwa
Gulungan Laut Mati, manuskrip yang bertanggal abad
pertama Masehi dan sebelumnya, mengungkapkan
variasi tekstual jauh
lebih sedikit dibandingkan dengan naskah kuno lainnya dari
setiap literatur-termasuk
banyak yang ditulis lebih dekat ke era modern. Alkitab
telah terawetkan dengan baik dan terlindungi.
Apa itu Inspirasi?
(2 Timotius 3:16,. 17)
Kitab 2
Timotius 2:16, 17 merupakan ayat yang menginspirasi. Sifat inspirasi yang bagaimanapun-dan bagaimana menafsirkan
kata -kata tertulis
kepada berbagai khalayak yang membutuhkan berbagai pendekatan- terus menginspirasi perdebatan sengit.
Buku-buku sejarah Perjanjian Lama sering mengutip catatan sejarah sekuler (misalnya, 2 Raja-Raja 13:12). Matius, Markus, dan Lukas menyalin satu sama lain (dengan kitab Markus kemungkinan yang pertama kali ditulis), namun membuat poin yang sangat berbeda tentang Yesus. Pengkhotbah 12:9, 10 menjelaskan penulis perlu berhati-hati memilih peribahasa, mencari "hanya kata-kata yang tepat" untuk membuat maksudnya. Alkitab tidak mencerminkan "inspirasi verbal," dengan Allah mendikte setiap kata sebagai pribadi salinan ke bawah. Sebaliknya, Roh Kudus menginspirasi para penulis untuk mengekspresikan kebenaran tertentu dalam konteks historis tertentu. Mengumpulkannya dalam konteks total Kitab Suci, sebuah untaian permadani yang menakjubkan dinyatakan.
Buku-buku sejarah Perjanjian Lama sering mengutip catatan sejarah sekuler (misalnya, 2 Raja-Raja 13:12). Matius, Markus, dan Lukas menyalin satu sama lain (dengan kitab Markus kemungkinan yang pertama kali ditulis), namun membuat poin yang sangat berbeda tentang Yesus. Pengkhotbah 12:9, 10 menjelaskan penulis perlu berhati-hati memilih peribahasa, mencari "hanya kata-kata yang tepat" untuk membuat maksudnya. Alkitab tidak mencerminkan "inspirasi verbal," dengan Allah mendikte setiap kata sebagai pribadi salinan ke bawah. Sebaliknya, Roh Kudus menginspirasi para penulis untuk mengekspresikan kebenaran tertentu dalam konteks historis tertentu. Mengumpulkannya dalam konteks total Kitab Suci, sebuah untaian permadani yang menakjubkan dinyatakan.
Kitab II Petrus 1:20, 21 mengatakan bahwa "nubuat-nubuat
dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri, sebab tidak
pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus
orang-orang berbicara atas nama Allah“ Peran Roh
Kudus dalam inspirasi tidak dapat dihargai dengan rendah. Dari hari pertama (Kej 1:2), Roh telah bekerja untuk
menghubungkan langit dengan bumi.
Sifat Allah (Matius 28:19)
Mungkin doktrin utama terakhir yang diterima secara
luas dalam Advent adalah Trinitas. Hal tersebut sudah lama diambil begitu saja,
tetapi ketika Ellen White menulis peran Roh Kudus dan Yesus sebagai Bapa-Nya
tidak diciptakan sama, dalam karya-karya
selanjutnya seperti Steps to Christ dan The Desire of Ages, itu adalah
pernyataan yang menarik dari doktrin yang diabaikan. Yudaisme membangun dirinya
pada pernyataan dalam Ulangan 6:4 bahwa "Tuhan adalah satu" (NIV).
Peran Yesus adalah salah satu konsep terbesar bagi orang Kristen mula-mula
untuk memahami. Tulisan seperti pada Matius 28:19 menggambarkan Trinitas
sebagai Bapa, Anak, dan Roh Kudus, namun peran mereka yang unik, saling
melengkapi, dan saling terkait menjadi tantangan bagi pemikiran kita.
Seperti apakah Tuhan itu? (2 Taw.
6:18)
Dalam
2 Tawarikh
6:18,
Salomo keheranan, "Kenapa, bahkan langit tertinggi
tidak dapat memuat [Allah]. Terlebih rumah yang
Kudirikan ini "(NLT)!. Tetapi Yesus memilih untuk tinggal bersama kita. Dia merasakan
suatu yang berat dari kemanusiannya, padahal saat kuasa IlahiNya bersinar melalui
kemanusiannya, Ia memilih melakukannya..
Yesus, yang selalu mudah didekati, meyakinkan kita bahwa jika kita tahu nagaimana dan seperti apa Dia, kita tahu bagaimana Bapa yang tampaknya seperti tak terhampiri..
Allah menyatakan bahwa karakter-Nya tidak berubah (Mal. 3:6, Yakobus 1:17), namun Alkitab menunjukkan kepada anak-anakNya bahwa Allah selalu menyesuaikan pendekatanNya untuk menjangkau yang patuh padaNYa. Sebagai sumber dari segala yang baik (Yakobus 1:17), Allah selalu berusaha untuk mengangkat kita, menunjuk kepada kita teladan-Nya, dan melibatkan kita dalam percakapan yang kreatif. Satu kebenaran iman dapat kita pegang atas semua yang lain: Allah adalah kasih. Dia menciptakan kita dalam kasih. Dia mati untuk kita dan menyelamatkan kita melalui kasih-Nya. Ia menuntun kita dalam kasih, dan kasih-Nya membangkitkan Dia untuk berkabung bersama dengan kita ketika kita menderita dan berduka. Tuhan berkeinginan untuk suatu hari ketika kita semua dapat mengenal Dia secara penuh, tidak dibatasi oleh beban dosa.
Allah menyatakan bahwa karakter-Nya tidak berubah (Mal. 3:6, Yakobus 1:17), namun Alkitab menunjukkan kepada anak-anakNya bahwa Allah selalu menyesuaikan pendekatanNya untuk menjangkau yang patuh padaNYa. Sebagai sumber dari segala yang baik (Yakobus 1:17), Allah selalu berusaha untuk mengangkat kita, menunjuk kepada kita teladan-Nya, dan melibatkan kita dalam percakapan yang kreatif. Satu kebenaran iman dapat kita pegang atas semua yang lain: Allah adalah kasih. Dia menciptakan kita dalam kasih. Dia mati untuk kita dan menyelamatkan kita melalui kasih-Nya. Ia menuntun kita dalam kasih, dan kasih-Nya membangkitkan Dia untuk berkabung bersama dengan kita ketika kita menderita dan berduka. Tuhan berkeinginan untuk suatu hari ketika kita semua dapat mengenal Dia secara penuh, tidak dibatasi oleh beban dosa.
Tindakan Allah (Kel. 3:1-14)
Masyarakat
kuno melihat dewa mereka dibatasi secara geografis , dengan dewa-dewa yang berbeda yang memerintah negara-negara, kota, dan bahkan bukit
dan rumah tertentu. Allah yang benar,
bagaimanapun, menghancurkan semua pembatasan. Yunus bertaruh bahwa
dia bisa melarikan diri dari Allah dengan berlayar ke
arah yang berlawanan dari apa yang Allah telah perintahkan padanya untuk lakukian, tetapi Allah menemukan dia. Niniwe terkejut
menemukan bahwa Allah orang-orang yang ditaklukan, entah bagaimana Dia mengikuti mereka kembali ke
Babel-dan memang berdaulat atas setiap bangsa dan kerajaan. Allah menyatakan penghakiman atas Sodom
dan Gomora (Kejadian 19:24, 25); menyelamatkan
umat-Nya dari perbudakan Mesir setelah memanggil Musa dari
tempat persembunyiannya di gurun (Kel.
3:1-14), dan bahkan menyatakan diri- dan masa depan umat manusia – pada muridNya yang sudah tua dan diasingkan di pulau Patmos (Wahyu
1:9).
Hari
ini, Allah rindu untuk berhubungan dengansetiap individu sesungguhnya Dia dengan - bukan siapa-siapa dan pribadi - pejabat penting dari Mesopotamia kuno.
Dia tidak mau untuk
melepaskan
salah satu dari kita. Dia siap untuk bertindak dengan
kuasa di setiap kehidupan kita.
REAKSI
1.
Mengapa ada kemitraan ke-Allahan-“trinitas"?
Apa kemitraan ini memberitahu kita tentang sifat Allah dan karakter?
2.
Mengapa Allah tidak mendikte setiap
kata dari Alkitab, seperti yang Ia lakukan dengan Sepuluh Hukum?
3.
Bagaimana seharusnya kita berurusan dengan bagian-bagian Alkitab yang tampaknya bertentangan satu sama lain?
Tompaul Wheeler, Nashville, Tennessee,
AS
Selasa
9 OKTOBER
Kesaksian
Segala Tulisan Kitab Suci Diberikan Oleh Allah
|
2 Tim. 3:16, 17
|
"Pikiran manusia tanpa
bantuan khusus dari Roh Allah akan melihat banyak
hal dalam Alkitab sangat sulit
untuk dipahami, karena mereka tidak
memiliki pencerahan ilahi.
Ini tidak berarti bahwa manusia harus datang pada Firman Tuhan dengan melakukan cara mereka sendiri, atau kehendak mereka sendiri atau ide-ide mereka
sendiri, tetapi datang dengan semangat lemah lembut dan rendah hati dan suci.
Kita
ingin memiliki iman yang terkandung dalam
Alkitab secara keseluruhan. . . . "
"Jangan pernah mencoba untuk mencari Kitab Suci kecuali Anda siap untuk
mendengarkan, kecuali Anda siap
untuk menjadi pelajar, kecuali siap untuk
mendengarkan Firman Allah
seolah-olah suara-Nya berbicara
langsung kepada Anda dari firman yang hidup. Jangan biarkan manusia yang fana duduk dalam penghakiman
atas Firman Allah atau melewatkan sampai sejauh mana kalimat ini terinspirasi dan berapa banyak yang tidak terinspirasi, dan bahwa yang lebih terinspirasi dari
beberapa bagian lainnya. Tuhan memperingatkan mereka untuk tidak mencampuri hal itu. Allah tidak memberinya pekerjaan tersebut untuk dapat
dilakukan . . . . . . .
"Dibutuhkan
semua kekekalan untuk
mengungkapkan kemuliaan dan menyatakan harta tak ternilai dari Firman Allah. Jangan biarkan manusia manapun datang kepadamu dan mulai membedah Firman
Allah, menceritakan apa yang diwahyukan, apakah yang diinspirasikan dan apa yang tidak, tanpa teguran. Katakan kepada
mereka bahwa mereka hanya tidak tahu. Mereka hanya tidak dapat memahami hal-hal dari misteri
Allah. Apa yang kita inginkan
adalah untuk menginspirasi iman. Kita ingin ada yang mengatakan. "Hal
ini akan saya tolak, dan ini akan saya
terima," tapi kita ingin memiliki
iman yang tersirat dalam
Alkitab secara keseluruhan dan seperti apa adanya.”
"Kami meminta Anda untuk mengambil Alkitab Anda, tetapi tidak
menempatkan tangan
yang melanggar
kesucian atasnya, dan berkata, 'Itu bukan diilhami
Allah,' hanya
karena orang
lain telah
mengatakan begitu. jangan ada iota atau titik yang pernah diambil dari Firman itu. Jangan ikut campur , saudara-saudara! Jangan menyentuh bahtera. Jangan meletakkan tangan
Anda di atasnya, tapi
biarkan Tuhan bergerak. Hal ini
dengan kekuatan-Nya sendiri, dan Dia akan
bekerja sedemikian rupa bahwa Dia adalah kompas keselamatan
kita. Kita ingin
Tuhan memiliki beberapa ruang
untuk bekerja. Kita tidak
ingin ide-ide manusia untuk
mengikat-Nya"*.
*Ellen G. White Comments, The SDA Bible Commentary,
vol. 7, 1st ed., pp. 919, 920.
Devon March, Washington,
D.C., U.S.A.
Rabu
10 OKTOBER
2
Tim. 3:16, 17; 2 Petrus 1:19-21
|
Bagaimana
Menempatkan Potongan pada Tempatnya
|
Saya teringat ketika saya menyadari suami saya begitu mengasihi saya
dengan
kasihnya yang terus bertahan hingga sisa hidup kami. Di tahun akhir saya di masa senio di perguruan tinggi, dimana sebagian besar
teman saya dan juga pacar saya telah lulus. Saya merasa begitu
sendirian, dan tidak yakin tentang tahap berikutnya dalam
kehidupan saya.
Lalu suatu hari aku menerima sebuah paket berisi berbagai lagu dan puisi dari
pacar saya. Saya membaca puisi tersebut seratus
kali, dan mendengarkan lagu-lagu tersebut setiap hari. Setelah itu, percakapan kami tampaknya memiliki arti yang
berbeda, dan semuanya masuk akal.
Alkitabmu sepenuhnya adalah surat yang berasal dari
Allah.
Demikian pula, ketika kita mengenal Tuhan, ketika
kita menerima pengorbanan-Nya bagi kita dan mengingat hal yang lebih besar atas
kontroversi besar saat kita hidup di hari ini, semua itu mulai masuk akal.
Lucifer adalah ahli dalam seni mengalihkan perhatian, dia itu seperti asap dan
cermin. Semakin ia mengalihkan perhatian kita dari kenyataan, semakin sedikit
kita menjalani tujuan hidup kita . Di bawah ini adalah cara agar kita dapat
menempatkan potongan Allah yang pada tempatnya: Baca Alkitab setiap hari. Buku
2 Timotius 3:16, 17 menjelaskan kepada kita bahwa Firman dalam Kitab Suci itu berasal dari Tuhan. Alkitabmu sepenuhnya
adalah surat yang berasal dari Allah.
Jaga hubungan Anda dengan Allah di tempat yang terdepan. Berfokus pada pencapaian hasil akhir yang positif, jika kita tidak tahu ke mana akan kita tuju kita bisa
tersesat. Jika Anda
berbicara dan mendengarkan Tuhan setiap hari, hubungan Anda dengan-Nya akan tumbuh. Bayangkan jika kita mengenal Allah dengan baik sehingga kamu bisa memberikan Nya sebuah kartu ucapan, kamu tahu Dia akan sangat senang. Hanya melalui hubungan yang aktif
dengan-Nya kita dapat melakukannya.
Bersedia untuk digunakan oleh Tuhan. Yesus memberi kita tugas untuk
pergi dan melakukan pemuridan (Matius 28:19). Seringkali Tuhan akan menciptakan
suatu kesempatan bagi kita untuk melakukan hal itu. Jadi akankah kita hanya menonton untuk itu. Mengakui bahwa akhirnya bukanlah di sini dan sekarang. Dalam kitab Ayub Allah dengan sabar
dan penuh kasih mengingatkan hamba nya
yang "saleh dan jujur" (Ayub 1:1, NIV) bahwa sementara kita
tidak tahu jawaban atas misteri dunia, Dia melakukannya. Caranya, dengan rahmat
Allah, kita telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dan akan terungkap di surga ketika kita duduk di kaki Yesus.
REAKSI
1.
Bagaimana
Anda melihat kontroversi besar yang terjadi dalam hidup Anda?
2.
Hal-hal apakah yang mengganggu dan menghindari Anda dari mencapai potensi yang maksimal? Bagaimana Anda bisa menghindarkan diri dari gangguan ini?
Lisa D. Hermann, Nashville,
Tennessee, AS
Kamis
11 OKTOBER
Pendapat
KeIllahian Yang
Bipolar: Sifat Allah Yang
Membingungkan
|
Mal. 3:6
|
Puzzle jigsaw komersial terbesar yang pernah dibuat
mulai dijual pada Maret 2007. potongan 24.000 puzzle yang meliputi daratan, laut, langit, dan gambar langit Ini berukuran
sekitar 14 meter panjang 5 meter. * Terus terang, saya bukan penggemar puzzle. Pada kenyatanya,
salah satu puzzle saja yang selalu saya pikirkan adalah salah satu dari
karakter Tuhan. Bagaimana bisa Dia menjadi sangat adil dan berbelas kasih pada saat yang sama? Bagaimana bisa
Alkitab mengajarkan dalam Matius "berbahagialah orang yang membawa
damai" sementara buku Ulangan menunjukkan kepada kita bagaimana Allah memimpin umat-Nya untuk melenyapkan
Miliki Iman bahwa potongan-potongan itu akan datang
bersama-sama.
bangsa Het,
Girgasi, Amori dan semua bangsa
lain? Bagaimana bisa Tuhan membiarkan pelacur untuk diselamatkan ketika Yosua
mengalahkan Yerikho, tapi tidak campur tangan untuk seluruh kota para imam,
keluarga mereka, dan ternak ketika Saul memerintahkan pembantaian mereka (1
Samuel 22)? Mengapa
Yesus tidak berbuat lebih banyak untuk menghapuskan perbudakan atau menetapkan
hak-hak perempuan '? Saya merasa terganggu ketika Yesus menyebut diri-Nya Allah yang
penuh kasih di beberapa tempat (1 Yohanes 4:7, 8) dan bukti-bukti murka-Nya
atau ketidakpedulian tampak pada orang lain. Yang mana yang benar? Apakah kita
melayani Tuhan bipolar yang memainkan manusia
seperti papan catur orang bodoh?
Namun saya tahu saya bisa percaya akan Kitab Suci yang telah memberitahu saya bahwa Allah adalah stabil dan dapat dipercaya
(Mal. 3:6;. 2 Tim 3:16). Setelah berjam-jam mendiskusikan pertanyaan-pertanyaan dengan teman dan para mentor,
meneliti makna sejarah berbagai cerita, dan melihat ke makna asli Ibrani dan
teks Yunani, saya telah menemukan pengertian yang membantu. Ketika datang untuk memahami karakter
Allah, kita seperti mengumpulkan potongan puzzle. Kita melihat rahmat-Nya dan itu baru sepotong.
Murka-Nya adalah sepotong yang lain, dan sebagainya. Kita mengumpulkan potongan kita dari Alkitab, Roh,
pengalaman pribadi, dan - sumber ekstra Alkitab yang dapat dipercaya.
Meskipun tidak ada satu bagian yang berupa gambaran yang lengkap, semakin kita mengumpulkan
potongan-potongan, gambar
kita menjadi lebih akurat. Yesus tidak hanya baik atau
berbelas kasih, tapi keduanya sekaligus.
Masalahnya muncul ketika kita mencoba
untuk melihat setiap bagian sebagai keseluruhan. Kadang-kadang kita melihat
bagian dari tindakan dan tidak mengetahui cerita dibaliknya, membuat
asumsi yang salah. Jangan memanggil polisi pada Tuhan. Belajar, berdoa, dan miliki iman bahwa potongan-potongan itu akan datang
bersama-sama.
____________
* Royce B. McClure, "LIFE:Great Challenge,"
www.worldslargestpuzzle.com (diakses 3 Juli 2011).
Amie Regester, Greenbrier, Arkansas, AS
Jum’at
12
OKTOBER
Eksplorasi
Diserukan Sepanjang Waktu: Nubuatan dan Kitab Suci
|
2 Petrus 1:20, 21
|
SIMPULAN
Jika bukan karena Kitab Suci,
pengetahuan dan pemahaman tentang Allah,
dan Putra-Nya, Yesus, akan terbatas, bahkan mungkin tidak ada. Namun tema apa yang menjadi lebih penting? Alkitab benar-benar adalah
hadiah dimana Allah mengungkapkan begitu banyak
diri-Nya dan rencana-Nya yang
indah untuk hidup kita, baik untuk saat ini dan
untuk selamanya. Keterkaitan tema dari banyak
penulis yang dipilih untuk
menjadi juru bicara bagi Allah
dan fakta bahwa Alkitab begitu baik dipelihara sepanjang waktu, menunjukkan kepada kita betapa Tuhan berkeinginan untuk berhubungan dengan kita, berapa banyak keinginan
Dia memiliki hubungan yang
bermakna dengan kita, dan sejauh mana ia akan
pergi untuk meyakinkan kita menjadi
seperti hubungan.
PERTIMBANGKAN
• Menuliskan tiga "intisari" yang meringkas pesan dari Alkitab.
Menggambarkan kata-kata dalam warna atau tekstur untuk mencerminkan makna tersebut.
• Meneliti metode khusus yang digunakan oleh penulis ketika menyalin Kitab Suci dalam rangka untuk memastikan
keakuratan.
• Mendengarkan dan membaca
lirik lagu "
They Word is a Lamp Unto My Feet" dan membuat doa mu kepada Tuhan hari ini.
• Menggunakan tanah liat,
tanaman, batu, atau
bahan alami lainnya, merancang montase yang
mewakili bagaimana Tuhan menyatakan
diri-Nya melalui nubuatan.
• Merancang rencana aksi
pribadi yang berfokus pada
pemahaman nubuatan Allah secara lebih mendalam.
• Mengembangkan sebuah seri berbentuk podcast yang merespon pertanyaan:
Apakah nubuatan masih
relevan bagi kita sekarang?
HUBUNGKAN
Mazmur. 119:105, Mat 24:35, 1 Tesalonika.
2:13.
Kisah Para Rasul, hal. 583-585 (dalam Wahyu
1:1-3).
Graeme Bradford, Profet are Human. 2004, Sign Publishing Company, hal. 37-52.
Nina Atcheson,
Margate, Australia
No comments:
Post a Comment