Monday, 28 December 2009

SSCQ Pelajaran 1 Kwartal I tahun 2010

SSCQ4Q09DESEMBER 2009—Maret 2010

Pelajaran 1 Kwartal 1, 26 Desember 2009—2 Januari 2010

Diterjemahkan Oleh: Daniel Saputra

Melalui

BUAH . . . . . . . . . .

Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.” (Matius 7:20)

cq101_01.jpg


Sabbath

26 DESEMBER

Mazmur 34:9

Matius 7:16

Pendahuluan

Buah Apa Yang Anda Pajang?

Pisang adalah buah yang paling banyak dimakan di dunia. Tetapi seberapa banyak dari kita yang dapat mengenal pohon pisang di kebun-kebun tropis? Hal ini pasti mudah bagi orang tinggal di daerah tropis. Tetapi, bagi orang yang tinggal di Inggris, Amerika Serikat, Perancis, atau Kanada, tidak banyak yang bisa membedakan pohon pisang yang tak berbuah dengan tanaman lainnya!

Text Box: Buah apa yang dilihat orang dari diriku?Amat mudah bagi orang untuk mengenal pohon pisang bila melihat dia berbuah. Orang mengenal pohon dari buahnya. Pohon pisang tidak berusaha untuk membuktikan identitasnya dengan menghasilkan buah pisang. Ini karena pohon pisang tidak bisa menghasilkan buah selain buah pisang.

Yesus mengatakan dalam Matius 7:16, “Engkau akan mengenal mereka melalui buahnya”. Pernahkah anda bertanya dalam hati seberapa cepat anda dapat mencapai zona nyaman anda ditengah orang asing? Anda mengenal mereka berdasarkan tingkah laku mereka—buah yang mereka tunjukan dalam lebih kurang setengah jam anda ditengah-tengah mereka.

Suatu tanaman umumnya hanya menghasilkan satu jenis buah. Tetapi, jika suatu cabangan pohon appel Granny Smith dicangkokan ke pohon appel Golden Delicious, pohon itu akan menghasilkan dua jenis appel. Pohon itu masih menghasilkan appel dan akan tetap dikenal sebagai pohon appel karena buahnya.

Tetapi, akan amat sulit bagi orang biasa untuk yang melihat dua jenis pohon appel untuk pertama kali untuk mengatakan pohon itu mempunyai cabang yang dicangkokan tanpa melihatnya pada waktu dipanen. Demikian pula amat sulit untuk membedakan pohon yang menghasilkan jeruk pahit dan manis. Tetapi setelah buah itu terbentuk dan dicoba, amat mudah membedakannya.

Mazmur 34: 9 mengatakan, “Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu!” Pohon yang menghasilkan buah yang manis hanya dapat menghasilkan buah manis jenis itu. Dengan hal yang sama, kita bergantung kepada Yesus karena Dia hanya bisa menghasilkan yang baik bagi kita. Tetapi karena manusia berhubungan dengan yang jahat dan “telah memakan buah kebohongan” (Hosea 10:13), mereka menjadi tidak dapat dipercaya. Kita juga, mesti bijaksana untuk memerika buah seseorang sebelum memberikan kepercayaan kepada mereka.

Kita semua akan dikenal dari buah kita. Ini artinya kita menilai sesesorang melalui buah mereka, mereka menilai saya melalui buahku juga. Sementara anda belajar minggu ini tentang buah Roh, tanyalah dirimu sendiri, Buah apa yang dilihat orang dari diriku?

Adedotun Makinde, Reading, United Kingdom


Minggu

27 DESEMBER

Logos

Persepsi dan Anatomi Buah Roh Anda

Lukas 13:6–9;

Yohn 11:1–4; 12:28; 15:1–16;

2 Tim. 3:1–5

Janji-jani: Pengharapan dan Iman yang Hidup (Kej. 15:14−16)

Text Box: Jika cabang dapat menghasilkan buahnya sendiri . . . . . . kenapa dia masih memerlukan pokok dan akar?Suatu buah adalah “suatu benih dan pembungkusnya,” suatu hasil, keuntungan, produk, hasil, berkat, panen, kosekuensi, hasil akhir, suatu “kenyataan dari pengharapan.”1 Yesus menggunakan simbol pemenuhan janji dan realitas ini untuk membantu kita mengerti bagaimana kita mesti bertumbuh sebagai orang Kristen, bagaimana kita mesti berobah menjadi seperti DIA. Buah yang kita hasilkan merupakan hasil bersekutu dengan Dia melalui doa, pelajaran Alkitab, pelayanan dsb.

Buah menyatakan pohon, sulur rambatan, atau semak tertentu. Kita katakan pohon appel, anggur, atau semak blue berry. Buah mempertahakan dan menerukan benih dan membantu untuk kelanjutan hidup manusia dan hewan. Jadi, bila orang melihat kita, mereka mesti mengenal kita sebagai orang Kristen melalui buah kita.

Baca dan Berpikir (Yohn 15:1–16)

Contoh signifikan apa yang dapat anda kenali dari buah? Apa penilaian anda terhadap orang Kristen yang berbuah dan tidak berbuah? Kenapa penting apakah orang dapat melihat atau tidak buah Roh yang tumbuh di dalam kita? Bagaimana anda mengilustrasikan konsep dalam Yohanes 15:1—16 dalam konteks non-pertanian?

Pohon yang Tak Berbuah (Lukas 13:6–9)

Dalam perumpamaan pohon tak berbuah, Yesus memperingatkan kita terhadap orang munafik. Dia mengatakan kita mesti melaksanakan apa yang kita katakan. Perumpamaan ini juga memantulkan peringatan yang diberikan kepada kita di Wahyu 3:14-22. Menghasilkan buah Roh artinya adalah menjadi orang yang benar-benar melaksanakan apa yang kita katakan.

Kristus adalah pohon dan kita adalah cabang-cabangnya—bukan buah. Tetapi, Dia merujuk untuk menghasilkan buah (Yohanes 15:1—10) menunjuk kepada fakta tak berbicara—tujuan menumbuhkan cabang-cabang. Cabang yang tidak berbuah menurunkan produktivitas keseluruhan dari pohon itu. Tentu saja, mereka akan dipangkas untuk memberi jalan bagi cabang yang sehat. Tetapi, petani tentu saja mesti tertarik dengan buah. Dia bahkan memberi topangan bagi cabang yang berbuah untuk membentu menahan beban buah. Buah itu adalah akhir dari perumpamaan ini, walaupun tujuan penekanan perumpamaannya adalah pada cabang yang menghasilkan buah.

Menghasilkan Buah Sebagai Tindakan Kelompok (Yohn 15:1−16)

Bacalah Yohanes 15:1—16 kembali dan pikirkan tentang akibat bagaimana cabang menghasilkan buah. Darimana buah itu asalnya—pohon utama atau cabang—dan kenapa? Jika cabang dapat menghasilkan buahnya sendiri berdasarkan pilihannya, kenapa dia masih memerlukan pokok dan akar? Apa yang diajarkan oleh hal ini kepada kita tengan peranan gereja dalam membantu anggotanya menghasilkan buah?

Membuat Hubungan (Yohn 15:1−16)

Apa kesimpulan yang dapat anda ambil dari perbandingan Yesus tentang diriNya sendiri sebagai Pohon dan kita sebagai cabangnya? Sementara anda membaca ayat-ayat berikut, cobalah kenali cara lain untuk mengidentifikasi cara lain menghasilkan buah dinyatakan dalam (a) Mat. 28:19, 20; (b) Rom. 15:25-27; 2Kor. 8:1, 2 dan 9:12; (c) Gal. 5:16, 22, 23; 2Pet. 1:5—8; (d) Ibr. 13:15.

Bagaimana kesalah pengertian akan kebutuhan menghasilkan buah mempengaruhi kemerdekaan kita dalam Kristus? Terdapat banyak sekali penekanan akan kemerdekaan diantara orang Kristen saat ini. Tetapi ini adalah kemerdekaan tak bertanggung jawab, suatu kebebasan tanpa akuntabilitas. Dalam Lukas 13:6-9, Yesus menyatakan hubungan intim antara petani dan penjaga yang menghasilkan pohon tidak berbuah. Tetapi, keduanya setuju pohon itu mesti ditebang bila tidak berbuah.

Sebagai individu, motif individu kita untuk pertama-tama mencari Kristus pasti akan agak berbeda. Tetapi, semakin dekat kita kepadaNYA, motif kita akan menjadi satu—menjadi seperti Dia. Inilah arti bertumbuh secara rohani. Menghasilkan buah roh diharapkan dari setiap orang Kristen. Hal ini menunjukan proses pertumbuhan rohani. Terdapat hubungan positif antara bertumbuh dalam Kristus dan bekerja bagiNYA. “Sementara adalah benar bahwa aktivitas kesibukan kita tidak akan memastikan keselamatan, tetapi juga benar bahwa iman yang menyatukan kita kepada Kristus akan menggerakan roh untuk bekerja.”2

Refleksi (Yohn 11:1–4; 12:28)

Kita selau mempengaruhi seseorang, bahkan jika kita tidak menyadarinya. Biasanya agak susah untuk mengetahui potensi kita. Tetapi, sama seperti benih yang kering atau dorman, hidup kita penuh dengan berbagai kemungkinan, bahwa bila kita menghidupkannya secara tepat, dapat mempercepat pekerjaan Allah. Ingat, cabang tidak dapat hidup tanpa pokoknya; tetapi pokok dapat selalu menumbuhkan cabang yang baru.

“Berpegang kepada Kristus berarti terus menerus menerima Roh Kudus, suatu kehidupan yang mesti berserah untuk pelayananNYA. Saluran komunikasi mesti dibuka terus menerus antara manusia dan Allah. Seperti cabang yang terus menerus mengambil sari makanan dari pokoknya yang hidup, demikian pula kita mesti selalu mesti berpegang kepada Yesus, dan menerima Dia dengan iman kekuatan dan kesempurnaan karakterNYA.”3

____________

1. Collins Shorter Dictionary and Thesaurus, s.v. “Fruit.”

2. Our High Calling, p. 121.

3. The Desire of Ages, p. 676.

Ezekiel Okofo-Boansi, Reading, Berkshire, United Kingdom


Text Box:   Senin

28 DESEMBER

Kesaksian

Berdiri Tegak dan Dihitung

Yehezk. 36:26, 27; Yohn 3:1–21;

2 Kor. 5:17

Bagaimana orang bisa dilahirkan kembali pada waktu sudah tua? Yesus mengatakan kepada Nikodemus fakta bahwa secara alami orang tidak dapat menerima hal rohani dari luar kecuali melalui Roh Allah. Bacalah Yohanes 3:5, 6

Text Box: Kata-kata dan tindakan kita adalah buah yang kita hasilkan“Secara alami hati adalah jahat, dan “siapa yang dapat menghasilkan hal yang bersih dari hal yang kotor? Tidak ada. Ayub 14:4. Tidak ada penemuan manusia yang dapat memberikan obat bagi jiwa yang berdosa. “Pikiran yang fana merupakan musuh Allah: karena tidak sejalan dengan hukum Allah, tidak akan pernah”. “Dari hati muncul pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, pornografi, pencurian, saksi dusta, penghujatan.” Roma. 8:7; Matt. 15:19. Sumber hati mesti dibersihkan sebelum alirannya menjadi bersih. Dia yang mencoba untuk menggapai sorga dengan usahanya sendiri dengan mengikuti hukum sama dengan melakukan hal yang mustahil. Tidak ada jamina bagi orang yang hanya mempunyai agama legalitas. Kehidupan Kristen bukanlah modifikasi atau perbaikan dari yang lama, tetapi suatu tranformasi alam. Mesti ada kematian diri sendiri dan dosa, dan secara menyeluruh hidup yang baru. Perubahan menyeluruh ini hanya bisa didapat melalui Roh Kudus yang bekerja di dalam kita.”1

“Orang Kristen yang setia akan menghasilkan banyak buah; dia adalah pekerja; tidak akan bermalas-malasan, tetapi akan mengenakan segenap persenjataan Allah untuk berperang. Pekerjaan terpenting adalah merasakan, mempunyai nafsu, kerinduan, motif, dan kesukaan, akan standar moral yang benar. Hal itu mesti dimulai dari hati. Mesti murni, dan sesuai dengan keinginan Kritus, atau kalau tidak hal lain, atau kebiasaan atau cacat, akan menguasai dan menghancurkan. Allah tidak akan menerima hati yang setengah-setengah tetapi seluruh hati kita.”2

“Jika semua yang mengaku pengikut Kristus mau memperbaik waktu pertemuan untuk kebenaran, bersekutu dalam pengharapan Kristiani, dalam menyelidiki hati, dan berdoa sungguh dihadapan Allah, memohonkan berkatNYA, pekerjaan yang lebih besar yang belum pernah dibayakan akan dicapai. Orang tidak percaya, yang menuduh tanpa dasar orang yang benar, akan yakin akan “percakapan benar dengan Kristus.” Kata-kata dan tindakan kita adalah buah yang kita hasilkan; “dari buahnya kamu akan mengenal mereka.”3

____________

1. The Desire of Ages, p. 172.

2. Fundamentals of Christian Education, pp. 118, 119.

3. Testimonies for the Church, vol. 2, p. 598.

Eric Pilmoor, Binfield, Berkshire, United Kingdom


Selasa

29 DESEMBER

Lukas 13:6−9;

Yohn 15:1−10

Bukti

Apa Yang dipertontonkan Pinggan Buahmu?

Pinggan buah bisanya ditempatkan ditempat yang mudah terlihat di rumah agar dapat memamerkan pisang, kiwi, mangga, appel, anggur, dan buah lainnya. Jika pinggan itu hanya berisi beberapa buah saja atau kosong akan terlihat dengan jelas.

Text Box: setiap kita mempunyai tanggung jawab untuk berusaha meningkatkan isi dari pinggan buah kitaAda satu hal yang sama pada pendidikan orang muda di hampir semua negara—hasil ujian diumumkan. Di England dan Wales, misalnya, Hasil ujian Sekolah Menengah diumumkan setiap tahun diakhir Agustus. Selama bulan September, sekelompok sekolah tertentu, berdasarkan pencapaian murid mereka lima atau lebih pokok ajaran, juga diumumkan. Umum kemudian dapat melihat bagaimana penampilan suatu sekolah dan dimana anak-anak mereka akan menerima pendidikan terbaik.

Sementara banyak sekolah menghasilkan lebih dari 80% murid mereka dengan nilai lebih dari 5 A*--C, terdapat juga sekolah dengan lebih kecil dari 30% mendapatakan 5 A*--C. Tetapi diantara sekolah yang kurang bagus itu, sering terdapat satu atau dau murid mendapatkan 10 atau lebih mata pelajaran dengan nilai A*--C. Bagi mereka, pinggan buah sekolah mereka memberikan gambaran yang buruk, tetapi pinggan individu mereka menceritakan hal yang berbeda. Dalam Yohanes 15:1—10, menekankan individu: “setiap cabang.”

Dimata Kristus, murid-murid yang tidak belajar dengan rajin atau yang menyia-nyiakan waktunya mesti diberikan kesempatan untuk berobah. Dalam Lukas 13:6—9, pohon yang tidak berbuah diperintahkan untuk ditebang karena menghabiskan ruang. Tetapi tukang kebun mengatakan, “Tuan, biarkan saya menggali sekitar perakaran dan memupuknya untuk setahun lagi. Dan jika tidak mengahasilkan buah, maka baru ditebang” (disarikan).

Allah mengharapkan kita melakukan apa yang kita mampu untuk menghasilkan buah. Tetapi secara individu, setiap kita mempunyai tanggung jawab untuk berusaha meningkatkan isi dari pinggan buah kita. Kerajaan sorga akan dipenuhi orang-orang yang menghasilkan buah. Laju pertumbuhan buah akan bervariasi, beberapa 30%, yang lain 60%, dan yang lain lagi 100% (lihat Matius 13:8). Tetapi semuanay akan ada disana, karena dengan bantuan Roh Kudus, setiap pinggan buah mereka akan menunjukan kondisi maksimum individu mereka.

REAKSI

Review Lukas 13:7, 8. Seberapa lama kesempatan kedua mesti diperpanjang?

Albert A. C. Waite, Riseley, Berkshire, United Kingdom


Rabu

Text Box:   30 DESEMBER

Bagaimana

Hidup Seperti Yesus

John 15:1−10;

Gal. 2:20

Jika kita hidup dalam Yesus, akan terlihat oleh orang lain, dan kita akan menyatakan tentang kasih, kebaikan, dan belas kasihanNYA. Hal yang paling fantastis adalah, jika kita bersama Dia, kita bisa meminta apapun yang baik bagi kita, dan Dia akan menyediakannya. Hal yang menyedihkan adalah jika kita tidak bersama dengan Dia, kita tidak akan menghasilkan buah, dan akhirnya akan ditebang.

Text Box: kebiasaan kita—buah dalam pinggan kita—akan memperlihatkan kita menjadi milikNYA.Bagaimana caranya kita mencegah ditebang? Dalam Yohanes 15, Yesus memberikan tiga petunjuk penting, yang bila kita lakukan, akan membuat kita menempel dengan teguh padaNYA.

“Hidup dalam Aku.” (Dengarkan Dia). Dalam Yohanes 10, Yesus menekankan bahwa dombaNYA akan mendengar suara dan mengikutiNYA. Dia juga mengingatkan kita bahwa Dia tahu siapa yang mengikutiNYA (ayat 14). Dia lebih lanjut meyakinkan kita akan kekekalan—tak ada satupun yang dapat menarik kita dariNYA. Karenanya, kita diharapkan untuk menghidupkan suatu kehidupan yang taat kepada FirmanNYA.

“Biarkan Aku hidup dalammu.” (Undang Dia masuk). Bila kita mengundang Yesus ke dalam hidup kita, Dia akan hidup dalam kita. Bacaalah Galatia 2:20. Mengundang Yesus kedalam hidup kita berarti kita akan hidup yang menyenangkan Dia. Maka orang lain akan melihat perbeaan dalam cara hidup kita. Bila kita berserah kepada kehendakNYA, hidup mungkin tidak bisa lebih mudah; tetapi melalui kepercayaan dan iman kepadaNYA, kita akan yakin Dia akan menuntun kita melewati badai.

“Taati PerintahNYA.” (Selalu berhubungan denganNYA). Taat kepada Firman Allah penting menunjukan mutu kehidupan Yesus dalam hidup kita. Tidak cukup hanya percaya kepadaNYa. Bacalah Yohanes 14:15. Bila kita taat akan perintah Yesus, kebiasaan kita—buah dalam pinggan kita—akan memperlihatkan kita menjadi milikNYA.

Bagaimana kita hidup seperti Yesus? Putuskan untuk mengikuti Dia dan menerima bantuan yang ditawarkanNYA.

REAKSI

1. Sebagai tambahan cara-cara yang disebut diatas, cara lain apa yang dapat kita gunakan untuk mempertahankan hubungan yang berarti dengan Yesus?

2. Apakah anda merasa orang melihat buah Roh dalam hidupmu?

3. Taat kepada perintah Tuhan penting/tidak penting. Apa pendapatmu, dan kenapa?

Annet Johnson, Bracknell, Berkshire, United Kingdom


Kamis

31 DESEMBER

John 15:1−10

Pendapat

Sumber

Saya telah melakukan perjalanan dari England sampai Afrika Barat dan sekarang bediri dibawah pohon di Kebun Raya Abur di Ghana. Diatasku ada buah jeruk besar hijau tergantung dari cabangnya, dan disebelahnya ada buah jeruk orang yang lebih kecil. Saya bertanya kepada tour guideku kenapa buah jeruk itu berbeda dalam warna dan ukuran. Dia menjawab, “Oh itu buah jeruk Orange!”

Ini adalah kali pertama saya melihat satu pohon menghasilkan dua jenis buah. Saya bertanya bagaimana hal ini bisa terjadi. Saya diberitahu bahwa bila dua jenis buah dari tipe yang berbeda ditempelkan di pohon induk yang sama, pohon itu bisa dihasilkan.

Kristus menggunakan perumpamaan pohon yang berbuah untuk mendorong kita tetap menempel padaNYA. Bacalah Yohanes 15:5. Sama seperti orange dan jeruk lain, kita tidak dapat menghasilkan buah kecuali kita dicangkokkan kepada pohon induk Kristus.

Walaupun pohon yang saya lihat menghasilkan dua jenis buah dari famili yang sama, semua buah menerima zat gizi dari akar pohon yang sama. Demikian pula, “makanan” untuk menumbuhkan berbagai jenis buah Roh dari Sumber yang sama—kuasa Roh Kudus. Selama pertumbuhan pohon itu, cabang-cabang yang tidak menghasilkan buah dipangkas sehingga cabang yang baru dapat ditempelkan ke pohon itu. Bacalah Roma 11:1—24.

Kemampuan pohon untuk menghasilkan buah dipengaruhi oleh kesehatan akarnya, lingkungan, sifat berbuahnya, dan cara kerja tukang kebunya.*. Faktor-faktor ini tidak dapat dikendalikan oleh cabang (anda dan saya), tetapi dikendalikan si Tukang Kebun (Allah). Menghasilkan buah mencakup berserah kepada Allah. Kita mesti tinggal dalam Kristus, jadi memuliakan Alah dan menjadi murid yang diteguhkan oleh KuasaNYA. Bacalah pernyataan Paulus dalam Filipi 4:13. Ayat ini memberikan kita keyakinan akan Sumber gizi rohani kita. Buah yang kita hasilkan merupakan kesaksian akan penyerahan sepenuh kita kepada Kristus dan kuasa Roh KudusNYA untuk mengobahkan kita.

REAKSI

1. Bagaimana kita dicangkokan kepada Kristus?

2. Dalam cara apa hidup kita menunjukan kita berbuah?

____________

*Esteban Herrera and Darrell Sullivan, Why Fruit Trees Fail to Bear: Guide H-308 (Las Cruces, N. Mex.:

College of Agriculture and Home Economics, New Mexico State University, 1994).

Ebba Gifty Amakye, Berkshire, United Kingdom


Jum’at

1 JANUARI 2010

Eksplorasi

Cabang Yang Manakah Anda?

Matt. 7:20;

Yohn 15:1–16

SIMPULAN

Kristus mengatakan dalam Yohanes 15:5 bahwa Dia adalah pokok anggur dan umatNYA adalah cabang-cabangnya. Jika mereka tinggal dalam Dia, mereka akan dapat menghasilkan buah yang banyak. Matius 7:20 mengatakan bahwa “Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka”. Pengikut Kristus yang benar (yaitu mereka yang tinggal dalam dia) akan dikenal oleh sekeliling mereka melalui tindakan, kata-kata, dan kelakuan baik mereka. Mereka tidak perlu mengiklankannya. “Saya pengikut Kristus! Lihatlah saya!” Hubungan mereka dengan Pohon Anggur akan terlihat nyata oleh orang yang berhubungan dengan mereka melalui hal-hal sederhana, kehidupan harian mereka.

PERTIMBANGKAN

  • Buatlah poster atau gambar sepinggan buah. Pada setiap buah di pinggan itu, tuliskan sifat yang anda miliki yang dapat dikenal orang melalui hubunganmu dengan Yesus.
  • Analisa kekuatan dan kelemahan pribadimu bila itu berhubungan dengan “buahmu”. Fokus pada kelemahanmu dan carilah jalan untuk memperkuat kelemahan tersebut.
  • Tuliskan Yohanes 15:1—16 dalam bahasamu sendiri untuk Kelas Sekolah Sabat anak-anak. Ciptakan suatu aktivitas kecil atau rajutan/anyaman atau benda seni lain untuk mereka bawa pulang yang bisa mempetegas pelajaran itu.
  • Karanglah suatu lagu pendek untuk membantumu mengingat ide utama dari Matius 7:20 atau Yohanes 15:1—16. Ajarkan lagu itu untuk kelas Sekolah Sabatmu atau ke sekelompok anak-anak.
  • Interview beberapat temanmu tentang “buah” siapa yang telah menjadi berkat bagi hidup mereka. Pantulkan bagaimana engkau dapat menerapkan buah-buah itu ke dalam hidupmu.
  • Amati seberapa berbedanya berbagai pohon, tanaman, ataupun semak menghasilkan buah. Perhatikan jenis pohon apa yang menghasilkan buah yang baik dan yang menghasilkan buah yang tidak baik.

HUBUNGKAN

The Sanctified Life, chap. 10, “Christian Character.”

Cheryl Des Jarlais, Ronan, Montana, U.S.A.

No comments:

Post a Comment